Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 April 2025 | 03.53 WIB

8 Tipe Orang yang Tidak Boleh Kamu Idolakan, Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang tidak boleh kamu idolakan (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berinteraksi dengan berbagai macam orang. Beberapa di antaranya mungkin menginspirasi kita, sementara yang lainnya justru membuat kita merasa kecewa. 

Salah satu aspek yang seringkali membuat hubungan menjadi rumit adalah ketika kita mulai mengagumi atau mengidolakan seseorang. Padahal, tidak semua orang yang kita kagumi layak untuk dijadikan panutan.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (2/4), berikut adalah delapan tipe orang yang sebaiknya tidak kamu idolakan, menurut psikologi. Pastikan kamu menghindari kebiasaan ini agar tidak terjebak dalam idolasi yang salah.

Baca Juga: Jika Seorang Perempuan Benar-Benar Berkelas, Dia Akan Menunjukkan 8 Kebiasaan Ini

1. Si Egois

Pernahkah kamu bertemu dengan orang yang tidak pernah berhenti berbicara tentang dirinya sendiri? Setiap obrolan selalu berfokus pada pencapaiannya, tanpa memberi ruang untuk orang lain berbicara. 

Orang seperti ini cenderung terjebak dalam egonya dan jarang menunjukkan empati terhadap orang lain. Mengidolakan mereka bisa membuatmu melihat dunia hanya dari satu sisi, yaitu kepentingan pribadi. 

Padahal, kesuksesan sejati bukan hanya tentang pencapaian, melainkan juga tentang bagaimana kita bisa memberikan dampak positif bagi orang lain.

2. Si Manipulatif

Terkadang, kita terpesona dengan orang yang tampaknya sangat pandai mempengaruhi orang lain. Namun, di balik pesonanya, ada manipulasi yang sering kali merugikan orang lain. Mereka pintar memutarbalikkan kata-kata dan situasi untuk keuntungan pribadi. 

Idolakan mereka? Bisa jadi kamu akan terjebak dalam permainan mereka yang hanya menguntungkan diri sendiri, tanpa memedulikan perasaan orang lain. Sebaiknya, cari sosok yang lebih menghargai keadilan dan keterbukaan, bukan yang bermain dengan kepentingan pribadi.

3. Si Pesimis

Orang yang selalu melihat sisi gelap dalam setiap situasi bisa membuatmu merasa lelah dan tertekan. Jika kamu terus mengidolakan orang yang pesimis, lama-lama kamu bisa terinfeksi dengan cara pandang mereka yang negatif. 

Dalam jangka panjang, itu dapat menghalangi perkembangan dirimu. Sebaliknya, pilihlah role model yang bisa menginspirasi kamu dengan optimisme dan semangat juang, karena sikap positif bisa menjadi energi yang menular.

4. Si Perfeksionis

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore