Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Maret 2025 | 15.50 WIB

7 Tanda Psikologis Seseorang Berbuat Baik Hanya Karena Menginginkan Sesuatu

Ilustrasi seseorang yang berbuat baik dengan maksud tersembunyi. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang berbuat baik dengan maksud tersembunyi. (Freepik)

JawaPos.com - Dalam interaksi sosial, terdapat batas tipis antara kebaikan yang tulus dan kepentingan tersembunyi. Meskipun menerima kebaikan dari orang lain terasa menyenangkan, penting untuk tetap waspada terhadap motif di baliknya. Tidak jarang, kebaikan yang diberikan memiliki tujuan tertentu.

Melansir dari Global English Editing pada Minggu (23/3), berikut adalah tujuh tanda psikologis yang menunjukkan bahwa seseorang berbuat baik karena ada maksud tertentu.

1. Terlalu Setuju dengan Anda

Anda pasti pernah mendengar istilah 'Yes Man', bukan? Mereka adalah orang yang selalu setuju dengan Anda, tidak pernah menantang ide Anda, dan pada dasarnya mencerminkan semua pemikiran Anda. Mereka adalah contoh sempurna dari orang yang selalu setuju. Namun, terlalu setuju sering kali menjadi tanda bahwa seseorang memiliki motif tersembunyi di balik kebaikannya.

Jika Anda mendapati seseorang tidak pernah membantah, tidak pernah berdebat, dan selalu mengikuti apa pun yang Anda katakan, bisa jadi mereka sedang mencoba mencari muka. Dengan kata lain, mereka menginginkan sesuatu dari Anda.

2. Kebaikan yang Fluktuatif

Pernahkah Anda menyadari bahwa kebaikan seseorang bisa datang dan pergi seperti air pasang? Pada satu momen, mereka penuh perhatian dan pujian, tetapi di lain waktu, mereka nyaris tidak mengakui keberadaan Anda.

Misalnya, saat bekerja sama dalam sebuah proyek, rekan yang awalnya hangat dan ramah bisa tiba-tiba berubah menjadi dingin dan acuh tak acuh setelah proyek selesai dan mereka tidak lagi membutuhkan bantuan. Perubahan sikap seperti ini sering menjadi tanda bahwa kebaikan mereka bersifat transaksional, bukan tulus.

3. Bantuan yang Tiba-Tiba dan Spesifik

Satu di antara tanda paling mencolok bahwa seseorang berbuat baik hanya karena menginginkan sesuatu adalah ketika kebaikan mereka muncul tiba-tiba dan sangat spesifik. Mereka mungkin tiba-tiba menawarkan bantuan pada saat Anda menyebutkan bahwa Anda sedang kesulitan dengan sesuatu yang mereka kuasai.

Meskipun menawarkan bantuan itu sendiri bukanlah hal yang buruk, konteks dan waktu kemunculannya dapat menjadi indikator penting. Jika bantuan mereka terasa sangat tepat waktu dengan kebutuhan mereka, terutama kebutuhan yang belum Anda ungkapkan secara langsung sebagai permintaan, ini bisa menjadi tanda peringatan.

4. Memberi Pujian Berlebihan

Pujian tulus dapat meningkatkan suasana hati dan mempererat hubungan. Namun, ketika pujian menjadi berlebihan dan tidak tulus, itu bisa menjadi tanda bahwa seseorang sedang mencoba memanipulasi Anda dengan kebaikan palsu.

Perhatikan apakah pujian yang Anda terima terasa tulus atau hanya sekadar sanjungan kosong. Apakah mereka memuji setiap hal kecil yang Anda lakukan, bahkan yang biasa saja?

Pujian yang berlebihan dan tidak spesifik sering kali digunakan sebagai taktik untuk membuat Anda merasa berhutang budi atau lebih cenderung untuk mengabulkan permintaan mereka di kemudian hari.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore