
Orang yang Selalu Dibandingkan dengan Saudaranya yang Lebih Tua Biasanya Mengembangkan 6 Ciri Kepribadian Ini
JawaPos.com - Pernahkah anda merasa bahwa setiap gerakan anda diukur berdasarkan pencapaian saudara yang lebih tua? Seolah-olah tidak peduli seberapa keras anda mencoba, selalu ada bayangan yang harus anda kejar?
Orang yang selalu dibandingkan dengan kakaknya biasanya mengalami tekanan yang tidak terlihat, tetapi sangat nyata. Tidak hanya dalam prestasi akademis, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari.
Ketika perbandingan ini berlangsung terus-menerus, seseorang bisa mengembangkan pola pikir tertentu yang berakar pada pengalaman tersebut. Ini bukan hanya soal hubungan saudara, tapi juga bagian dari psikologi parenting yang bisa membentuk kepribadian seseorang hingga dewasa.
Jadi, apa saja ciri kepribadian yang biasanya dimiliki oleh orang yang selalu dibandingkan dengan kakaknya? Dilansir dari Geediting pada Jumat (21/3) simak enam di antaranya berikut ini!
1. Terlalu Keras Mengkritik Diri Sendiri
Bayangkan seorang anak yang terus-menerus diberitahu, “Kakakmu selalu mendapat nilai bagus, kenapa kamu tidak bisa seperti dia?” Kata-kata itu mungkin terdengar biasa, tetapi tanpa disadari, hal ini bisa menanamkan perasaan “tidak cukup baik.”
Seiring waktu, orang yang selalu dibandingkan dengan saudara yang lebih tua cenderung mengembangkan kebiasaan mengkritik diri sendiri secara berlebihan. Setiap kali mereka melakukan kesalahan, ada suara kecil dalam kepala yang mengatakan, “Tentu saja kamu gagal, kamu tidak sebagus kakakmu.”
Menurut penelitian dalam bidang psikologi parenting, kritik diri yang berlebihan bisa berdampak pada harga diri yang rendah dan membuat seseorang ragu dalam mengambil keputusan.
2. Takut Dibayangi
Ketika seseorang tumbuh dengan saudara yang lebih tua yang selalu menjadi pusat perhatian, ada dua kemungkinan reaksi.
Pertama, mereka bisa jadi menghindari sorotan sepenuhnya karena takut dibandingkan dan kalah bersaing. Atau, mereka justru menjadi sangat ambisius, berusaha keras untuk membuktikan bahwa mereka juga bisa bersinar.
Beberapa orang mungkin memilih untuk mundur dan tidak menonjol, karena merasa tidak ada gunanya berusaha. Sementara yang lain merasa perlu bekerja ekstra keras hanya untuk mendapat validasi.
Kedua pola ini bisa berasal dari pengalaman masa kecil di mana seseorang terus-menerus diukur berdasarkan standar saudara yang lebih tua.
3. Kecenderungan People Pleaser

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
