Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Maret 2025 | 21.18 WIB

Menurut Psikologi, Ini 7 Tanda Seseorang Mudah Tersinggung dan Sensitif yang Perlu Diketahui agar Tidak Salah Sikap

Ilustrasi tanda seseorang mudah tersinggung dan sensitif (shurkin_son/freepik.com) - Image

Ilustrasi tanda seseorang mudah tersinggung dan sensitif (shurkin_son/freepik.com)

JawaPos.com - Beberapa orang memiliki sifat yang mudah tersinggung, sering kali bukan akibat tindakan orang lain, melainkan karena kata-kata yang mereka dengar.

Mereka sangat sensitif terhadap kritik dan cenderung membiarkan emosi mereka menguasai yang mampu mempengaruhi suasana di sekitar mereka.

Menurut penelitian dalam jurnal Emotion, kemampuan dalam mengatur emosi berperan penting dalam meraih kesuksesan dan kesejahteraan finansial.

Mengutip Your Tango, berikut ini beberapa tanda seseorang mudah tersinggung dan sensitif yang perlu diketahui supaya tidak salah sikap menurut psikologi.

1. Terlalu sadar diri

Orang yang kesusahan mengatasi rasa tidak aman sering kali mudah tersinggung. Mereka percaya bahwa menghindari kritik akan membuat kekurangan mereka lebih mudah diterima. Akan tetapi, sikap defensif ini justru tidak menghilangkan pikiran negatif dan malah membuat mereka semakin sensitif dan kurang percaya diri.

Penelitian menyatakan bahwa ketidakamanan dapat berdampak buruk bagi kesejahteraan emosional. Sebuah studi di Journal of Affective Disorders menemukan bahwa ketidakamanan yang tinggi mampu merusak kesejahteraan subjektif, dengan harapan dan pengendalian diri menjadi faktor penentu.

Orang yang mempunyai harapan rendah sejak muda cenderung lebih tidak aman dan kurang mampu mengendalikan diri. Bagi mereka yang mudah tersinggung, mengendalikan pikiran negatif bisa sangat sulit, dan perasaan tertekan mengenai bagaimana orang lain melihat mereka biasanya terasa membebani.

2. Percaya dunia berputar di sekitarnya

Orang yang mudah tersinggung sering merasa dunia berputar di sekitar mereka. Karena terbiasa memperoleh apa yang diharapkan, mereka kesulitan menerima penolakan. Ketika ditolak, mereka merasa cemas dan tidak tahu bagaimana melanjutkan. Mereka sering berjuang demi hal yang sulit dicapai, tanpa menyadari bahwa usaha dan kerja keras akan memberikan hasil yang lebih memuaskan.

3. Menyimpan dendam

Orang yang mudah tersinggung cenderung menyimpan dendam, baik itu karena kejadian kecil seperti teman yang meminjam pensil tanpa mengembalikannya, atau komentar sinis dari rekan kerja. Mereka terjebak pada perasaan tidak percaya dan penghinaan, sulit melupakan masa lalu dan melangkah maju, sehingga membuat mereka merasa sengsara.

Menurut psikoterapis Sean Grover LCSW, mereka yang menyimpan dendam sering tidak tahu cara mengelola emosinya, bertindak seperti anak-anak, dan malah menerima peran sebagai korban. Studi dari Journal of Health Psychology menunjukkan bahwa dendam dapat meningkatkan stres, yang berisiko memicu masalah kesehatan fisik seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung, serta masalah mental seperti kecemasan dan depresi.

4. Kurang punya kesadaran diri

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore