Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Maret 2025 | 02.50 WIB

Benda-Benda yang Dianggap Membawa Sial Menurut Kepercayaan dan Primbon Jawa

Buang benda pembawa sial di rumah. (freepik)

JawaPos.com - Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, segala sesuatu di dunia ini dipercaya memiliki energi, baik itu energi positif yang mendatangkan keberuntungan maupun energi negatif yang bisa membawa kesialan.

Beberapa benda yang ada di dalam rumah pun diyakini bisa memengaruhi kehidupan penghuninya, mulai dari kesehatan, keharmonisan rumah tangga, hingga kelancaran rezeki.

Meskipun zaman sudah semakin modern, masih banyak orang yang percaya dengan primbon Jawa dan berusaha menghindari benda-benda yang dianggap membawa sial.

Menurut kanal Youtube Ngaos Jawa, berikut beberapa benda yang menurut kepercayaan masyarakat Jawa sebaiknya tidak disimpan di dalam rumah:

1. Cermin Retak atau Pecah: Cermin bukan hanya alat untuk berkaca, tetapi juga dipercaya memiliki makna simbolis yang dalam. Jika ada cermin yang retak atau pecah di dalam rumah, sebaiknya segera dibuang karena dianggap bisa membawa energi negatif. 

Selain karena alasan di atas, cermin yang pecah sering dikaitkan dengan retaknya hubungan keluarga dan bahkan bisa menjadi “portal” bagi makhluk halus untuk masuk ke dalam rumah.

2. Jam Dinding yang Mati: Jam dinding yang mati melambangkan waktu yang berhenti dan dalam kepercayaan Jawa, ini bisa berarti keberuntungan dan rezeki yang terhenti juga.

Jika ada jam mati di rumah, lebih baik segera ganti baterainya atau perbaiki agar energi dalam rumah tetap mengalir dengan baik.

3. Sapu yang Diletakkan Terbalik: Sapu dalam posisi terbalik dipercaya bisa membawa kesialan dan pertengkaran dalam rumah tangga. Beberapa orang juga meyakini bahwa hal ini bisa mengundang makhluk halus datang ke rumah. Oleh karena itu, pastikan sapu selalu disimpan dalam posisi yang benar.

4. Guci atau Barang Pecah Belah yang Retak: Barang pecah belah yang sudah retak sebaiknya tidak disimpan di rumah karena melambangkan keberuntungan yang bocor. Dalam kepercayaan Jawa, menyimpan benda pecah bisa menghambat rezeki dan menandakan hubungan keluarga yang tidak harmonis.

5. Pakaian Lama yang Lusuh atau Robek: Pakaian yang sudah tidak layak pakai sebaiknya tidak disimpan terlalu lama. Selain membuat rumah terlihat berantakan, baju lusuh dipercaya bisa membawa aura negatif dan menyebabkan kemunduran dalam kehidupan pemiliknya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore