Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 21.00 WIB

Jika Sering Melakukan 12 Kebiasaan Ini, Anda Termasuk Seorang INFJ, Kepribadian Unik yang Hanya Dimiliki Segelintir Orang di Dunia!

Ilustrasi kebiasaan yang menandakan bahwa seseorang termasuk seorang INFJ, yakni tipe kepribadian unik yang hanya dimiliki segelintir orang di dunia - Image

Ilustrasi kebiasaan yang menandakan bahwa seseorang termasuk seorang INFJ, yakni tipe kepribadian unik yang hanya dimiliki segelintir orang di dunia

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang memiliki kebiasaan unik yang mencerminkan kepribadiannya.

Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa kebiasaan yang hanya dimiliki oleh tipe kepribadian paling langka di dunia, yaitu INFJ?

INFJ adalah individu yang dikenal intuitif, penuh empati, dan memiliki cara berpikir yang mendalam. Mereka sering kali sulit dimengerti karena cara pandang mereka yang berbeda dari kebanyakan orang.

Jika Anda sering melakukan kebiasaan-kebiasaan tertentu, besar kemungkinan Anda termasuk dalam kelompok kepribadian langka ini.

Dilansir dari laman Truity True You Journal pada Senin (10/3), berikut merupakan 12 kebiasaan yang menandakan bahwa seseorang termasuk seorang INFJ, yakni tipe kepribadian unik yang hanya dimiliki segelintir orang di dunia.

1. Sering mengkritik pencapaian diri sendiri

INFJ adalah sosok perfeksionis alami yang sulit merasa puas dengan hasil kerja mereka sendiri.

Meskipun orang lain melihat mereka sebagai pekerja keras yang hebat, mereka cenderung melihat kekurangan dari setiap pencapaian mereka.

Mereka sering berpikir, "Aku bisa melakukan lebih baik dari ini," atau "Seharusnya aku mengambil keputusan yang berbeda."

Meskipun sikap ini bisa mendorong mereka untuk terus berkembang, terkadang mereka terlalu keras pada diri sendiri dan lupa menghargai usaha yang sudah mereka lakukan.

2. Sering melamun

INFJ menghabiskan banyak waktu dalam dunia batin mereka sendiri. Ketika sedang melakukan pekerjaan rutin seperti mencuci piring atau berjalan kaki, mereka sering kali tidak sepenuhnya hadir di dunia nyata.

Mereka bisa saja sedang memikirkan hal-hal mendalam seperti masalah sosial, teori filosofis, atau bahkan kenangan masa lalu. Terkadang, mereka juga membayangkan skenario masa depan atau menghidupkan kembali percakapan dalam kepala mereka.

Jika seseorang berbicara kepada mereka saat mereka sedang tenggelam dalam pikiran, mereka mungkin tidak akan langsung menyadarinya dan butuh waktu beberapa detik untuk kembali fokus ke dunia nyata.

3. Mencari alasan untuk tidak keluar rumah

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore