Ilustrasi- Orang dengan otak dan pikiran tajam di masa pensiun (wirestock-freepik)
JawaPos.com - Saya selalu percaya bahwa menjaga pikiran tetap tajam sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Namun seiring berjalannya waktu, saya menyadari bahwa beberapa kebiasaan sehari-hari justru merugikan saya.
Beberapa di antaranya tampak tidak berbahaya-hal-hal yang saya lakukan tanpa berpikir panjang. Namun, semakin saya belajar, semakin saya mengerti bagaimana pilihan-pilihan kecil ini perlahan-lahan menumpulkan ketajaman mental saya.
Jika Anda ingin menjaga ketajaman otak Anda seiring bertambahnya usia, ini bukan hanya tentang apa yang Anda lakukan, ini juga tentang apa yang harus Anda hentikan. Dikutip dari geediting pada Kamis (6/3), berikut adalah kebiasaan-kebiasaan yang harus Anda hentikan.
1) Melewatkan waktu tidur
Kita semua tahu bahwa tidur itu penting, tetapi terlalu banyak dari kita yang memperlakukannya seperti sebuah renungan.
Mungkin Anda begadang menonton TV, menggulir ponsel, atau mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda akan mengejar waktu istirahat nanti. Namun, inilah kebenarannya-otak Anda tidak bekerja seperti itu.
Kurang tidur mengacaukan daya ingat, fokus, dan kemampuan memecahkan masalah. Seiring waktu, hal ini bahkan dapat mempercepat penurunan kognitif.
Jika Anda ingin menjaga pikiran Anda tetap tajam seiring bertambahnya usia, inilah saatnya untuk berhenti mengorbankan waktu tidur. Jadikan istirahat sebagai prioritas, dan otak Anda akan berterima kasih.
2) Terlalu mengandalkan teknologi
Saya biasa mencari segala sesuatu di Google. Setiap kali saya lupa nama, fakta, atau bahkan cara mencapai suatu tempat, ponsel saya memiliki jawabannya. Memang nyaman-tetapi saya mulai menyadari bahwa saya tidak mengingat hal-hal sebaik dulu.
Sebenarnya, ketika kita berhenti menantang otak kita, otak kita akan menjadi malas. Terlalu mengandalkan teknologi untuk tugas-tugas sederhana-seperti menghitung secara mental atau mengingat nomor telepon-dapat melemahkan daya ingat dan kemampuan pemecahan masalah kita dari waktu ke waktu.
Sekarang, saya berusaha secara sadar untuk mengingat informasi sebelum meraih ponsel saya. Ini adalah perubahan kecil, tapi saya sudah bisa merasakan otak saya bekerja lebih keras-dan tetap lebih tajam karenanya.
3) Terlalu banyak makan makanan olahan
Apa yang Anda makan tidak hanya memengaruhi tubuh Anda, tetapi juga memengaruhi otak Anda. Diet tinggi makanan olahan, gula, dan lemak tidak sehat telah dikaitkan dengan masalah memori dan risiko penurunan kognitif yang lebih tinggi.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
