
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Istimewa)
JawaPos.com - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilir menanggapi pelaporan yang dilayangkan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.
Laporan itu dilakukan Gus Ipul merespons tudingan dugaan politik uang dalam gelaran Muktamar ke-35 NU oleh Gus Lilur.
Mengenai adanya laporan tersebut, Gus Lilur menegaskan, perbedaan pendapat semestinya diselesaikan dalam forum yang objektif.
Pasalnya, Gus Ipul melaporkan tiga pihak yang menuding dugaan politik uang pada gelaran Muktamar ke-35 NU ke aparat kepolisian. Mereka yang dilaporkan di antaranya Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Asep Saifuddin, dan Musta'in Syafii.
"Jika ada pihak yang merasa dirugikan, silakan menggunakan hak hukumnya. Saya pun akan menggunakan hak hukum saya. Mari kita buktikan semuanya melalui proses hukum yang transparan, adil, dan tidak tebang pilih,” kata Gus Lilur kepada wartawan, Jumat (16/10).
Ia menyatakan, laporan pidana terhadap dirinya tidak menyurutkan niat untuk mengungkap dugaan politik uang dalam Muktamar ke-35 NU. Terlebih, dirinya telah melaporkan dugaan politik uang tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bahkan, ia mengaku akan bukti tambahan atas dugaan keterlibatan Nusron Wahid, Saifullah Yusuf, Miftahul Akhyar, dan Sulaiman Tanjung terkait dugaan pengondisian Muktamar NU.
"Ketika muncul dugaan pelanggaran hukum, jalur yang harus ditempuh adalah pelaporan, pembuktian, penyelidikan, dan proses peradilan. Bukan main kayu, bukan intimidasi, dan bukan tindakan di luar hukum,” tegasnya.
Gus Lilur juga menyatakan, sekitar 130 PCNU dari 17 PWNU sedang bersiap mengembalikan dana yang berkaitan dengan dugaan jual beli suara dalam Muktamar ke-35 NU. Karena itu, ia berharap
informasi mengenai jumlah penerima, sumber dana, mekanisme pemberian, serta kemungkinan keterkaitan dana dengan tindak pidana korupsi ditelusuri secara menyeluruh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022