
Puspomau mengumumkan telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad meninggal dunia pada 10 September lalu. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pusat Polisi Militer TNI AU (Puspomau) mengungkap motif 4 senior menganiaya Serda Ahmad Muzammil Farisa hingga meninggal dunia pada Kamis pekan lalu (10/9).
Tindakan itu dilakukan karena kesal telepon tersangka ditutup oleh juniornya di satuan.
Komandan Puspomau Marsekal Madya TNI Daan Sulfi menyampaikan bahwa semua berawal dari Serda Mayzard yang menghubungi Serda RP melalui sambungan telepon untuk meminta bantuan. Namun, di tengah percakapan, RP menutup sambungan telepon tersebut.
”Seniornya meminta tolong untuk titip bahwa dia akan dinas, tugas luar ke luar kota, untuk memasukkan data namanya ke pesawat Angkatan Udara. Jadi, masalahnya di situ,” kata Daan.
Di tengah komunikasi melalui sambungan telepon tersebut, Serda RP menutup telepon saat pembicaraan masih berlangsung. Tindakan Serda RP membuat Serda Mayzard merasa tersinggung dan marah. Sehingga Rabu (9/9), Serda Mayzard mengumpulkan juniornya, termasuk Serda Ahmad, di belakang Mess Galaksi sekitar pukul 21.10 WIB.
Serda RP kemudian mendapat hukuman push up dan sit up masing-masing 100 kali. Saat itulah 3 tersangka lainnya, yakni Serda Jordan Martua, Serda Muh. Aldhi D, dan Serda Andri Hiskia tiba di lokasi untuk bergabung dengan Serda Mayzard. Serda Jordan memukul Serda Ahmad sebanyak 3 kali.
”Setelah menerima pukulan ketiga, korban langsung jatuh jongkok dan lemas, terjatuh, kemudian berikutnya langsung pingsan,” jelas Daan.
Diakui oleh Daan, korban penganiayaan memang bukan hanya Serda Ahmad dan Serda RP, ada seorang junior Serda Mayzard lain yang juga kena imbas. Yakni Serda ZN. Namun, di antara ketiga prajurit itu hanya Serda Ahmad yang meninggal dunia. Dua prajurit lainnya masih bisa berdinas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022