Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 September 2026 | 06.57 WIB

TikToker Ungkap Dugaan Dana Rp 17 Miliar Raib di Bank, BTN: Gugatan Hanya Rp 7,26 Miliar

Gedung Bank Tabungan Negara (BTN) Jakarta. BTN membantah narasi yang disampaikan Shabrina.(Istimewa). - Image

Gedung Bank Tabungan Negara (BTN) Jakarta. BTN membantah narasi yang disampaikan Shabrina.(Istimewa).

JawaPos.com - PT Bank Tabungan Negara (BTN) kembali menjadi sorotan usai Selebgram Shabrina Adfi atau yang dikenal dengan akun TikTok @shabrinaadfi mengungkap dugaan hilangnya dana milik ibu mertuanya, Linawati.

Dalam unggahan akun TikTok-nya, Shabrina menyebut dana milik mertuanya yang hilang mencapai sekitar Rp 17 miliar. Dia juga menyebut kasus tersebut berkaitan dengan dugaan fraud yang dilakukan oknum internal BTN.

"Jadi saldo mama mertua aku itu hilang begitu aja. Kurang lebih itu Rp 17 miliar. Dan ini itu semua bukan kesalahan, tapi kesengajaan. Alias fraud," ujar Shabrina dalam unggahannya dikutip, Minggu (13/9).

Shabrina mengatakan, oknum yang terlibat merupakan mantan pegawai BTN yang pernah menjabat sebagai kepala cabang di wilayah Jakarta Timur.

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil investigasi internal BTN menemukan adanya 94 kali mutasi rekening menggunakan metode swap serta 102 transaksi menggunakan slip penyetoran melalui teller.

Menurut Shabrina, transaksi tersebut dilakukan tanpa kehadiran Linawati sebagai pemilik rekening.

"Jadi tanpa kehadiran mertua gue. Jadi pemilik rekeningnya nggak tahu," ujarnya.

Shabrina juga menyebut oknum mantan pegawai BTN tersebut telah dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Dia menduga aksi tersebut tidak dilakukan seorang diri. Pasalnya, transaksi perbankan seharusnya memiliki prosedur dan membutuhkan konfirmasi, terutama ketika nasabah tidak hadir secara langsung.

"Aku yakin kalau oknum kepala cabang itu nggak ngelakuin itu sendiri. Karena yang namanya bank itu, dia punya operasional bank ketika melakukan transaksi. Apalagi nasabahnya tidak datang," ucapnya.

Editor: Edy Pramana
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore