
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak kembali memimpin PB PJSI. Dia menarget berbagai medali dari ajang internasional. (TNI AD)
”Kami berduka cita ada serangan kepada (warga) sipil di Papua,” ucap Maruli saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta, dikutip pada Sabtu (12/9).
Menurut Maruli, saat ini OPM terus dikejar oleh TNI dan Polri. Pengejaran melibatkan satuan tugas (satgas) khusus maupun jajaran satuan kewilayahan. Dia menilai, kelompok bersenjata itu sudah mulai resah. Sehingga mereka sembarangan menyasar target, termasuk warga sipil.
Baca Juga:105 Mitra Ojol Berangkat Umrah, Kisah di Baliknya Tak Sesederhana Perjalanan ke Tanah Suci
”Mereka memang sudah mulai kami betul-betul kejar mereka itu. Jadi, kelihatannya mereka malah sudah resah. Jadi, mulai sembarangan dia mencari korban,” sesalnya.
Sejak awal, kata Maruli, aparat keamanan di Papua berusaha mengantisipasi pergerakan OPM. Berbagai cara sudah dilakukan. Termasuk evaluasi dalam pengamanan warga sipil.
”Memang sudah berulang sebetulnya, mereka (OPM) menjadikan sipil jadi korban itu sudah berulang. Itu yang terus kami tetap evaluasi,” kata dia.
Mabes TNI AD (Mabesad) sebagai instansi yang berwenang melakukan pembinaan turut mengerahkan jajaran kodim, korem, hingga kodam, untuk bersinergi dengan satgas-satgas di Papua.
Baca Juga:Ada Pekerjaan Jalan di Tol Jakarta–Cikampek, Ini 5 Titik yang Bisa Bikin Perjalanan Melambat
”Pasukan juga kami sudah mulai tempatkan di tempat-tempat yang sudah kami antisipasi. Sebenarnya ini dominan kewenangannya Mabes TNI, namun kami juga ikut karena juga punya pasukan kodim, korem, maupun kodam yang bisa mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi untuk pengamanan,” terang dia.
Sebelumnya, Maruli memastikan bahwa korban penembakan di Jayawijaya pada bukan intelijen tentara. Ketiga korban yang meninggal dunia merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.
Menurut Maruli, OPM memang kerap melempar isu. Bahwa korban penembakan adalah tentara atau intelijen. Namun demikian, orang nomor satu di TNI AD itu memastikan bahwa korban penembakan merupakan warga sipil yang sehari-hari bertugas di sektor pertanian.
“Kan rekan-rekan media tahu, itu memang pekerja, orang dari NTT, orang masih muda ingin membantu di daerah (Papua),” ucap Maruli saat ditemui di sela Munas Pengurus Besar (PB) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) XX di Jakarta pada Jumat (11/9).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022