
Mantan Menpora Dito Ario Tedjo (paling kiri) dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/9). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengungkapkan bahwa Menteri Agama periode 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas tidak hadir dalam pembicaraan awal antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan Perdana Menteri Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) pada Oktober 2023.
Hal itu disampaikan Dito saat memberikan kesaksian dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (10/9).
Dito mengaku, dirinya turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan dan agenda bilateral dengan Pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, pembahasan mengenai urusan haji muncul ketika kedua pihak mengikuti agenda makan siang yang menjadi rangkaian terakhir kunjungan tersebut.
"Itu kalau nggak salah diumumkan sehari setelah pertemuan. Tapi kan ada rapat lanjutannya. Karena saat itu kalau tidak salah Menteri Agama tidak ada, itu diwakilkan oleh Menteri Luar Negeri," kata Dito dalam persidangan.
Dito menjelaskan, pembicaraan antara Jokowi dan pihak Kerajaan Arab Saudi saat itu belum masuk ke pembahasan teknis mengenai besaran tambahan kuota. Persoalan tersebut, kata dia, baru akan dibahas lebih lanjut melalui rapat teknis.
Dito mengakui bahwa isu haji sempat disinggung dalam pertemuan tersebut, tetapi bukan menjadi pembahasan khusus dalam forum bilateral utama.
"Sebenarnya untuk spesifik (mengenai haji) tidak ada. Itu terjadi pada saat makan siang. Pada saat agenda terakhir," tegas Dito.
Menurut Dito, dalam agenda tersebut pihak Kerajaan Arab Saudi memberikan respons terhadap permintaan Indonesia mengenai tambahan kuota haji. Namun, tawaran yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan kuota haji, melainkan juga mencakup sejumlah bidang kerja sama lainnya.
"Yang saya tahu memang dari Raja menawarkan dan memberikan untuk eh tambahan. Tapi tidak hanya sebatas kuota tapi ada beberapa sektor lain seperti investasi dan juga perdagangan lainnya," ungkap Dito.
Dito menegaskan, dirinya tidak mengetahui angka kuota yang kemudian disepakati dalam pembahasan teknis. Sebab, proses tersebut berada di luar tugas dan kewenangannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022