
Rektor Universitas Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dan dan Wakilnya, Norman Arie Prayogo selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan resmi ditahan setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap tiga rangkaian dugaan korupsi yang melibatkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Ahmad Sodiq (ASO), sebagai tersangka. Hal ini terbongkar setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Purwokerto dan Jakarta, pada Kamis (20/8).
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan, klaster pertama berkaitan dengan dugaan permintaan uang kepada orang tua calon mahasiswa baru Fakultas Kedokteran. Permintaan tersebut diduga dilakukan Wakil Rektor III Unsoed, Norman Arie Prayoga (NAP), dengan sepengetahuan Sodiq. Uang itu disampaikan melalui dua pihak swasta, yakni Dian Mulia Wardhana (DMW) dan Adhi Wiharto (AW).
“Diduga meminta uang kepada orang tua calon mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran senilai Rp 650 juta," kata Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (21/8) malam.
Orang tua calon mahasiswa kemudian menyerahkan uang tersebut. Namun, anak mereka ternyata tidak dinyatakan lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru. Kondisi itu membuat orang tua calon mahasiswa meminta uangnya dikembalikan kepada Dian dan Adhi.
“Akan tetapi, DMW dan AW diketahui sudah menggunakan uang tersebut untuk keperluan pribadinya,” ucapnya.
Dian dan Adhi selanjutnya menyampaikan persoalan tersebut kepada Norman. Dengan sepengetahuan Sodiq, Norman kemudian meminjam uang kepada seorang pihak swasta untuk mengembalikan dana tersebut kepada orang tua calon mahasiswa.
Pengembalian utang itu kemudian dijanjikan melalui pencairan tiga paket pekerjaan di lingkungan Unsoed. Pekerjaan tersebut meliputi pengadaan kanopi, renovasi kantin, dan pengecatan gedung.
Tiga pekerjaan tersebut kemudian dikerjakan oleh CV milik Mulyono (MLY), yang merupakan keponakan Sodiq. Setelah pekerjaan selesai, pembayaran atas proyek tersebut dialihkan kepada pihak swasta yang sebelumnya memberikan pinjaman.
"Paket pekerjaan itu telah selesai dikerjakan oleh CV milik MYN yang selanjutnya untuk pencairannya dialihkan ke pihak swasta dimaksud," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022