
Ilustrasi judi online. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Tim Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Tri Andriyanto, mengatakan PPATK tidak bisa jalan sendiri untuk memberantas praktik judi online (Judol) di Indonesia.
Ia menyebut, diperlukan kolaborasi antar lembaga untuk memberantas judol salah satunya dengan memperluas kebijakan penghentian rekening dormant ke dompet digital dan aset kripto.
“Perkuat sistem pemantauan transaksi mencurigakan secara real-time bersama BI, OJK, Pihak Pelapor, dan stakeholder lainnya,” ujar Tri kepada JawaPos.com, Rabu (8/7).
Tri mengatakan, untuk memberantas praktik judol juga diperlukan pemblokiran berbasis IP, DNS, dan fingerprinting aplikasi, bukan sekadar domain. Hal tersebut diperlukan untuk memberikan efek jera untuk bandar dan penyelenggara.
“Tingkatkan efek jera terhadap bandar dan penyelenggara, bukan hanya pemain,” ujarnya.
Lanjutnya, pemerintah daerah juga harus melakukan deklarasi integritas wajib seluruh aparat pemerintah daerah dan pemerintah desa. Salah satunya bisa diterapkan dengan sistem pelaporan APBDes digital secara real time.
“Edukasi bahaya judi online sebagai agenda rutin pembinaan desa,” ucapnya.
Baca Juga:Adhyaksa Kalteng FC Dikabarkan Incar Leo Lelis, Eks Bek Persebaya Berpeluang Tetap Bermain di Liga 1
Tri melanjutkan, juga diperlukan Literasi digital berbasis ketahanan keluarga. Melalui komunikasi terbuka tentang keuangan dalam rumah tangga. Aktifkan komunitas support bagi keluarga korban adiksi.
“Perluas layanan rehabilitasi adiksi judi online ke seluruh provinsi, integrasikan South Oaks Gambling Screen (SOGS) di puskesmas, serta memasukkan terapi Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam cakupan BPJS Kesehatan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, hal tersebut perlu diklakukan karena terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam analisis transaksi keuangan yang berindikasi tindak pidana perjudian. Adapun, pada tahun 2024, terjadi kenaikan signifikan 156% disbanding tahun sebelumnya.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
