
Narkoba dalam vape liquid.(Dok.JawaPos.com).
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat sinergi dalam upaya menekan peredaran narkotika yang kini semakin banyak memanfaatkan platform digital.
Kerja sama tersebut difokuskan pada percepatan penanganan konten yang berkaitan dengan narkotika di ruang siber sekaligus memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai kemunculan berbagai jenis narkotika baru yang kian sulit dikenali.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menilai masyarakat, khususnya para orang tua, perlu memperoleh informasi yang memadai terkait perkembangan jenis-jenis narkotika yang terus bermunculan.
“Orang tua mungkin banyak yang tidak tahu bahwa banyak narkoba jenis baru sehingga mereka perlu mendapatkan informasi yang cukup,” ungkap Meutya Hafid di Jakarta, Jumat (12/6).
Menurut Meutya, dinamika peredaran narkotika yang semakin kompleks menuntut adanya koordinasi yang lebih erat antara Kemkomdigi dan BNN. Informasi yang akurat mengenai bentuk serta karakteristik narkotika dinilai penting untuk mendukung langkah pengawasan dan penindakan di ruang digital.
“Kalau misalnya di sektor-sektor lain mungkin kami lebih mudah melihat mana yang berbahaya dan mana yang tidak. Tetapi di narkoba, dengan kompleksitas yang sekarang, bentuknya beragam dan berbeda-beda. Tim kami perlu dibantu untuk mengenali barang-barang yang dianggap bagian dari narkoba atau narkotika,” kata Meutya.
Ia menjelaskan bahwa peran utama Kemkomdigi berada pada pengawasan aktivitas digital dan penanganan konten yang melanggar aturan. Karena itu, masukan dan data dari BNN menjadi elemen penting dalam mempercepat identifikasi serta penindakan terhadap konten yang berpotensi mendukung peredaran narkotika.
"Masukan dari BNN menjadi dasar penting untuk mempercepat penindakan terhadap konten yang berkaitan dengan peredaran narkotika," ujar Meutya.
Selain pengawasan, Kemkomdigi juga siap mendukung upaya pencegahan melalui berbagai saluran komunikasi publik. Pemanfaatan media digital, program literasi digital, iklan layanan masyarakat, media luar ruang, hingga jaringan komunikasi pemerintah daerah dinilai dapat membantu memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022