
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono. Partai Demokrat membantah keras nama Ketua Umum Partai Demokrat AHY dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Partai Demokrat membantah keras nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN). Pasalnya, nama AHY masuk ke dalam daftar lebih dari 20 nama yang diduga disebut-sebut oleh mantan Wakil Ketua BGN, Sony Sonjaya.
Isu tersebut mencuat setelah beredarnya sebuah unggahan yang memuat daftar nama terkait kasus dugaan korupsi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dalam unggahan itu tercantum frasa “2 Orang Kolonel usulan AHY”.
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan AHY tidak memiliki hubungan apa pun dengan Sony Sonjaya.
"Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tidak mengenal Saudara Sony Sonjaya. AHY tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan saudara Sony Sonjaya," kata Herzaky dalam keterangan persnya, Rabu (10/6).
Herzaky memastikan, AHY tidak pernah mengusulkan ataupun merekomendasikan kepada Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun urusan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung.
"AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, ataupun meminta dukungan kepada Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun urusan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung," tegasnya.
Menurut Herzaky, unggahan yang beredar tidak menjelaskan secara rinci siapa sosok yang dimaksud dengan frasa “AHY” maupun “2 Orang Kolonel”. Namun, jika tudingan tersebut diarahkan kepada AHY, maka Demokrat memastikan informasi itu tidak berdasar.
Herzaky pun menyebut, pengaitan nama AHY dalam unggahan tersebut sebagai fitnah. Menurutnya, tudingan itu sama sekali tidak memiliki dasar kebenaran.
"Karena itu, frasa '2 orang Kolonel usulan AHY', jika yang dimaksud menyangkut Agus Harimurti Yudhoyono, maka hal tersebut dapat dipastikan sebagai fitnah dan sama sekali tidak mengandung kebenaran," cetusnya.
Lebih lanjut, Partai Demokrat memastikan tetap menghormati kebebasan pers dan mendukung kerja jurnalistik yang profesional. Meski demikian, mereka berharap setiap informasi yang beredar telah melalui proses verifikasi yang akurat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022