JawaPos.com – Aparat kepolisian mengatakan, penangkapan AHF, dilakukan bukan atas laporan dari Santriwati berinisial F, yang viral mengaku hamil dan melahirkan tanpa berhubungan badan. Penangkapan terhadap sang kiai, dilakukan lantaran ada laporan dari enam (6) santriwati lain, yang diduga menjadi korban pelecehan seksual AHF, saat masih mondok di pesantren terduga pelaku.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi mengatakan, pengungkapan kasus ini sempat terkendala karena informasi yang beredar sangat tertutup.
Polisi kemudian memerintahkan jajaran Satreskrim untuk melakukan pendekatan personal kepada keluarga-keluarga korban.
“Pada mulanya informasi tentang kasus ini sangat tertutup. Kami minta jajaran reskrim melakukan pendekatan person to person kepada para keluarga korban. Alhamdulillah, akhirnya ada sejumlah korban yang bersedia melapor,” ujarnya, dilansir dari Metropekalongan.com, Rabu (27/5).
Dari pemeriksaan awal, para korban mengaku mengalami pelecehan seksual dengan modus serupa.
Terduga pelaku disebut kerap meminta santriwati memijit tubuhnya. Dalam situasi itu, korban kemudian diminta memegang alat vital pelaku.
Sebagian korban juga mengaku pernah mengalami perabaan pada bagian dada dan kelamin.
Riki menduga jumlah korban bisa bertambah. Polisi saat ini masih berupaya membujuk korban lain agar berani melapor, termasuk seorang perempuan yang diduga pernah hamil hingga melahirkan akibat kasus serupa.
“Tidak menutup kemungkinan jumlah korban bertambah. Ada informasi salah satu korban sampai hamil dan melahirkan, tetapi yang bersangkutan masih belum bersedia bicara. Posisinya di Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Untuk mempermudah pelaporan, polisi membuka posko pengaduan sekaligus layanan pendampingan psikologis bagi para korban.
Sementara itu, area pondok pesantren telah dipasangi garis polisi. Seluruh aktivitas belajar mengajar di lokasi untuk sementara dihentikan demi kepentingan penyidikan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
