Ilustrasi santriwati hamil. (freepik)
JawaPos.com - Seorang pimpinan pondok pesantren di wilayah Buaran, berinisial H, ditangkap aparat kepolisian Pekalongan Kota dari kediamannya, Rabu (27/5) pagi. H diamankan buntut viral hamilnya santriwati berinisial F, yang awalnya mengaku hamil tanpa memiliki suami dan melakukan kontak fisik dengan lawan jenis.
Dari video yang beredar di media sosial, H yang keluar rumah mengenakan sarung hitam dipadu baju koko putih, dan peci putih, tampak terdiam saat digiring menuju mobil yang akan membawanya ke kantor kepolisian. Tak ada sepatah kata yang diucapkan H, saat digiring aparat korps bhayangkara, baik yang berpakaian preman maupun seragam dinas korps bhayangkara.
Saat ini, H masih menjalani proses pemeriksaan, guna ditentukan status hukumnya, terkait hamilnya Santriwati berinsial F yang mengaku hamil tanpa pernah berhubungan badan.
Sebelumnya diberitakan, warga Kabupaten Pekalongan dihebohkan dengan kabar seorang santriwati berinisial F, 22, asal Desa Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, yang disebut hamil hingga melahirkan tanpa pernah berhubungan seksual dengan laki-laki. Pernyataan yang melawan hukum alam tersebut disampaikan oleh pihak keluarga.
Kabar mengenai kehamilan F mencuat setelah berlangsung pertemuan di rumah ayahnya di Dukuh Keberkahan pada Rabu malam, 20 Mei 2026. Pertemuan itu dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, serta anggota kepolisian dari Polsek Karangdadap.
Ayah F berinisial S mengatakan, keluarga sempat kebingungan ketika mengetahui putrinya mengandung. Menurut pengakuan F kepada keluarga, ia tidak pernah menjalin hubungan maupun melakukan hubungan seksual dengan laki-laki.
"Putri kami berinisial F mengaku sama sekali tidak melakukan hubungan dengan siapapun. Ia meyakini kejadian ini adalah kehendak dan takdir Allah semata," ujar S di hadapan warga, dikutip dari Radar Pekalongan, Sabtu (23/5).
S menjelaskan, sebelum kehamilan diketahui, putrinya kerap mengalami mimpi-mimpi yang dianggap tidak biasa, baik ketika masih berada di pondok pesantren maupun setelah pulang ke rumah.
"Awalnya ia sering bermimpi, baik saat masih di pondok pesantren maupun saat berada di rumah. Sebelum diketahui hamil pun ia sudah sering bermimpi demikian," tuturnya.
Pihak keluarga menyebut tanda-tanda kehamilan mulai terlihat sejak September 2025 setelah F tidak lagi mengalami menstruasi.
Kehamilan tersebut kemudian berujung pada proses persalinan. F diketahui melahirkan bayi laki-laki di sebuah klinik di wilayah Kecamatan Doro.
Keluarga juga mengungkapkan bahwa bayi tersebut kini telah diadopsi oleh sebuah keluarga yang berada di wilayah Banjarnegara.
S menegaskan keluarganya menerima peristiwa tersebut dan tidak berniat menyalahkan pihak manapun.
"Kami sekeluarga ikhlas menerima kejadian ini dan mengembalikan semuanya kepada kuasa Allah. Kalau kami harus menuntut, kepada siapa? Pacar saja dia tidak punya," tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
