
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan keterangan kepada awak media di Jakarta. (Polda Metro Jaya)
JawaPos.com - Polisi akhirnya mengungkap penyebab luka pada tubuh model Ansy Jan De Vries. Bukan karena serangan begal, hasil visum menunjukkan bahwa luka tersebut disebabkan oleh bisul yang pecah. Informasi itu disampaikan setelah Polda Metro Jaya memanggil model perempuan tersebut pada Kamis (21/5).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan bahwa informasi viral yang membuat geger jagat media sosial (medsos) tidak benar. Jajaran kepolisian di Jakarta sudah memastikan bahwa Ansy Jan De Vries tidak pernah diserang oleh begal di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar).
”Sudah visum, terhadap luka tersebut adalah bisul meletus bukan karena bacokan pelaku begal,” ucap Kombes Budi kepada awak media pada Jumat (22/5).
Budi menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan penyelidikan atas kabar viral yang menyebut Ansy Jan De Vries diserang begal hingga terluka parah. Pemeriksaan medis dalam proses penyelidikan itu memastikan bahwa yang bersangkutan tidak pernah diserang begal.
Menurut perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak tersebut, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Metro Jaya sudah meminta klarifikasi dari Ansy Jan De Vries terkait motif penyebaran kabar bohong tersebut di media sosial.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin pun memastikan hal itu setelah jajarannya dari level polsek sampai polres di Jakbar melakukan pendalaman. Termasuk mendatangkan Ansy ke Polda Metro Jaya. Dia mengingatkan, penggunaan medsos yang tidak bijak bisa memicu keresahan publik.
”Kami mengimbau kepada masyarakat mari kita sama-sama gunakan media sosial dengan baik dan bijak,” kata Iman.
Iman mengakui, medsos tidak jarang membantu masyarakat dan polisi untuk mengungkap tindak kejahatan. Namun demikian, dia mengingatkan bahwa tidak sedikit informasi viral di medsos tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya. Karena itu, petugas kepolisian selalu melakukan verifikasi dan pemeriksaan secara mendalam atas berbagai kabar viral di medsos.
”Karena dari beberapa berita viral yang ada di media sosial, setelah kami konfirmasi dan kami lakukan verifikasi, ternyata informasi tersebut tidak benar, ternyata informasi tersebut hoaks,” ucap dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022