
Sejumlah tersangka judi online (judol) dikawal ketat oleh aparat Kepolisian keluar dari Hayam Wuruk Tower, Jakarta, Minggu (10/05/2026). Tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya mengamankan 321 orang yang terdiri 321 WNA yang diamankan, terdiri dari 57 WN Tiongkok atau China, 228 WN Vietnam, 11 WN Laos, 13 WN Myanmar, 3 WN Malaysia, 5 WN Thailand, 3 WN Kamboja. Para pelaku ditangkap tangan saat melakukan judi online. Mereka dipindahkan secara bertahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Imigrasi Jakarta. HANUNG HAMBARA/JAWA POS
JawaPos.com - Sebanyak 321 warga negara asing (WNA) sindikat judi online (judol) lintas negara berhasil diamankan Bareskrim Mabes Polri, di Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Jaringan tersebut beroperasi secara sistematis dan terorganisasi dengan menjadikan masyarakat Indonesia sebagai target utama melalui pemanfaatan celah regulasi dan infrastruktur digital.
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyatakan keberhasilan aparat dalam membongkar jaringan tersebut dinilai sebagai langkah konkret untuk memutus rantai kerugian yang selama ini merugikan masyarakat luas.
“Langkah Polri ini adalah bentuk konkrit dari kecerdasan Konsep Presisi yang dicanangkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, sebuah keberpihakan yang nyata kepada rakyat, terutama bagi mereka yang selama ini menjadi korban,” kata Fernando Emas kepada wartawan, Jumat (15/5).
Fernando Emas memberikan apresiasi atas keberhasilan operasi tersebut. Menurutnya, penangkapan ratusan WNA itu bukan hanya capaian secara statistik, tetapi juga menunjukkan implementasi nyata konsep kepolisian modern yang berpihak kepada masyarakat.
Ia menilai, korban utama perjudian online umumnya berasal dari kalangan menengah ke bawah yang tergiur keuntungan instan. Akibatnya, banyak masyarakat kehilangan tabungan, terlilit utang, bahkan mengalami persoalan keluarga akibat praktik tersebut.
Ia pun menekankan, penangkapan 321 WNA tersebut juga dinilai menjadi pesan tegas bagi jaringan kriminal internasional bahwa Indonesia tidak dapat lagi dijadikan wilayah yang mudah dieksploitasi untuk aktivitas ilegal berbasis digital.
"Polri dianggap menunjukkan kapasitas serta komitmen dalam menangani kejahatan lintas negara demi melindungi masyarakat Indonesia," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022