
GERAM: Warga berdemo dengan memasang tulisan “Sang Predator” yang mengarah pada oknum pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Tlogowungu, Pati, berinisial AS. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
JawaPos.com - Kasus dugaan pencabulan di pondok pesantren di Kabupaten Pati memasuki babak baru. Tersangka berinisial A atau AS, pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Desa Tlogosari, kini diduga melarikan diri setelah mangkir dari panggilan kepolisian, Senin (4/5).
Padahal, penyidik Polresta Pati sebelumnya menilai tersangka cukup kooperatif. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, batang hidung sang pengasuh tak kunjung terlihat, bahkan pihak keluarga dan pengacara mengaku kehilangan kontak.
Dikutip dari Radar Kudus (JawaPos Group), tim penyidik telah berupaya menjemput bola dengan menghubungi pihak keluarga. Sayangnya, keberadaan pria yang diduga mencabuli puluhan santriwati ini masih menjadi teka-teki. Polisi menegaskan tidak akan memberikan toleransi jika tersangka terus menghindar.
"Kami sudah meminta bantuan keluarga untuk mencari dan membujuk tersangka agar memenuhi panggilan penyidik, tetapi hingga kini yang bersangkutan tidak bisa dihubungi," ujar Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama dikutip, Rabu (6/5).
Diketahui, penetapan tersangka AS dilakukan pada 28 April 2026 setelah polisi mengantongi bukti kuat dan keterangan saksi ahli.
Jika tetap tidak kooperatif, aparat sudah menyiapkan skema penjemputan paksa atau penangkapan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Pondok Pesantren Lumpuh Total dan Ditinggalkan
Sejak kasus ini mencuat ke publik dan diiringi aksi demonstrasi warga, aktivitas di Pesantren Tahfidz Ndolo Kusumo berhenti total. Pantauan di lokasi menunjukkan gerbang tertutup rapat dan suasana kompleks yang biasanya ramai kini mendadak lengang.
Salah seorang warga sekitar, Paidi, menyebutkan bahwa seluruh santri telah dipulangkan pasca-kericuhan sabtu lalu.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
