Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Mei 2026 | 23.35 WIB

'Nginap' di Rutan KPK 4 Bulan, Bupati Pati Sudewo Prihatin Dengar Kabar Kiai Ponpes 'Garap' 50 Santriwati

Bupati (nonaktif) Pati, Sudewo, mengomentari skandal kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Jumat (8/5). (Ridwan/JawaPos.com) - Image

Bupati (nonaktif) Pati, Sudewo, mengomentari skandal kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Jumat (8/5). (Ridwan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Bupati (nonaktif) Pati, Sudewo, mengomentari skandal kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, yang berada di wilayah Pati, Jawa Tengah. Ia merasa prihatin atas kasus kekerasan seksual yang menimpa puluhan korban santriwati.

"Saya sangat memprihatinkan, saya sangat menyayangkan, dan saya apresiasi terhadap kepolisian mengambil sikap tegas dengan sikap itu, dan apresiasi kepada Kementerian Agama untuk mencabut izin," kata Sudewo usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (8/5).

Tersangka kasus dugaan korupsi jual beli jabatan perangkat desa itu berharap tidak lagi terjadi kasus serupa di wilayah Pati. Ia pun merasa miris, Pondok Pesantren yang diharapkan menjadi tempat aman untuk mengenyam pendidikan, tapi justru sebaliknya.

"Saya berharap supaya hal yang serupa tidak terjadi di pondok pesantren yang lain," harapnya.

Lebih lanjut, Sudewo menyatakan saat dirinya aktif sebagai Bupati belum pernah mendengar kasus kekerasan seksual tersebut. Ia mengaku, dirinya sudah mendekam di tahanan KPK selama kurang lebih empat bulan.

"Belum pernah sama sekali. Kan di sini sudah 4 bulan saya," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo yang terletak di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, Ashari, dibekuk aparat kepolisian, pada Kamis (7/5). Polisi meringkus kyai cabul itu di wilayah Wonogiri.

Penangkapan pelaku menjadi titik terang bagi kasus kekerasan seksual yang tengah berjalan. Kapolresta Pati Kombes Jaka Wahyudi mengkonfirmasi keberhasilan timnya dalam memburu tersangka. Ashari ditangkap di daerah yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur (Jatim) setelah mangkir dari panggilan penyidik.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore