Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 18.15 WIB

Sudah 4 Kecelakaan Kereta Diinvestigasi KNKT Sepanjang Tahun Ini, 2018 Paling Banyak

Petugas evakuasi korban kecelakaan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dengan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). (Raiza Septianto/Radar Bekasi)

JawaPos.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mencatat sejumlah kecelakaan kereta yang mereka investigasi. Bila diurut sejak 2016 atau 10 tahun belakangan, kecelakaan paling tinggi terjadi pada 2018. Sementara kecelakaan terendah terdata pada 2020 dan 2024. Berikut data rinci yang diambil dari laman resmi KNKT.

2016 (6 kecelakaan)
2017 (7 kecelakaan)
2018 (11 kecelakaan)
2019 (7 kecelakaan)
2020 (2 kecelakaan)
2021 (5 kecelakaan)
2022 (4 kecelakaan)
2023 (4 kecelakaan)
2024 (2 kecelakaan)
2025 (4 kecelakaan)

Terbaru, KNKT turun tangan menginvestigasi kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4). Akibat kecelakaan tersebut sebanyak 16 penumpang menjadi korban meninggal dunia. Sementara puluhan penumpang lainnya luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. 

Pasca kecelakaan yang melibatkan KRL lintas Cikarang dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tersebut, KNKT langsung mengirimkan tim ke lapangan. Menurut Arif Iskandar yang bertugas sebagai humas KNKT, sampai saat ini investigasi kecelakaan tersebut masih terus berjalan. Dia pun menekankan bahwa investigasi oleh KNKT bersifat non judicial, sehingga berbeda dengan penyelidikan polisi. 

”Salah satu prinsip kerja KNKT adalah non judicial, sehingga kami tidak mencari siapa yang salah maupun siapa yang harus dituntut secara hukum. Murni mencari penyebab kejadian,” kata dia.

Karena fokus pada penyebab kecelakaan, nantinya KNKT akan membeber hasil investigasi agar publik dan semua pihak terkait mengetahui kecelakaan yang merenggut belasan nyawa itu terjadi karena persoalan teknis, sistem, kelalaian, atau penyebab lainnya. KNKT juga akan memberikan rekomendasi dalam rangka evaluasi dan perbaikan. 

Sebelumnya diberitakan bahwa kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur terjadi dalam satu rangkaian dengan temperan KRL dengan taksi listrik di perlintasan sebidang yang letaknya tidak jauh dari stasiun tersebut. Kini aparat kepolisian di bawah jajaran Polda Metro Jaya dan Korlantas Polri tengah mendalami kecelakaan tersebut.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore