
Sejumlah pengemudi ojol menyaksikan sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin (20/4). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sejumlah fakta terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) pada Senin (20/4).
Salah satunya adalah kesaksian dari Mantan Presiden Google Asia Pasifik Scott Beaumont. Dia membantah ada kesepakatan dengan Nadiem Anwar Makarim dalam pertemuan pada Februari 2020.
Dalam sidang hari ini, Scott sebagai saksi yang meringankan pihak Nadiem memang tidak datang secara langsung.
Dia diperiksa secara virtual melalui sambungan aplikasi Zoom Meeting. Bersama 2 saksi lainnya, Scott dikumpulkan di satu ruangan di Singapura.
Tidak hanya sidang virtual, pemeriksaan juga berlangsung dengan bantuan seorang penerjemah.
Dalam persidangan tersebut penasihat hukum Nadiem sempat bertanya kepada Scott ihwal pertemuan dengan kliennya pada Februari 2020 silam.
Pertemuan itu juga turut dituangkan dalam surat dakwan. Kepada saksi, dia menanyakan soal deal atau kesepakatan dengan mantan menteri pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi (mendikbud ristek) itu.
Namun, Scott menepis informasi tersebut. ”Sama sekali tidak ada (kesepakatan antara Google dengan Nadiem),” jawab Scott.
Menurut Scott, pertemuan hari itu adalah rapat awal antara Google dengan Kemendikbudristek.
Baca Juga:BPKP Beber Kerugian Negara Rp 2,1 Triliun dari Dugaan Korupsi Chromebook, JPU: Objektivitas Ahli
Sesuai dengan kapasitasnya kala itu, Scott bertindak sebagai presiden Google Asia Pasifik.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
