Ketua Ombudsman RI 2026 - 2031 Hery Susanto seusai menjalani pemeriksaan dan penetapan tersangka di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com).
JawaPos.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI mengambil langkah tegas terhadap Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto (HS). Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola pertambangan nikel, Hery kini langsung dijebloskan ke sel tahanan.
Hery Susanto akan menjalani masa penahanan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Saat keluar dari gedung bundar dengan mengenakan rompi tahanan warna Magenta, Hery Susanto diam seribu bahasa, meski dicecar beragam pertanyaan oleh awak media.
Hery Susanto terus berjalan dengan wajah kelu saat digiring menuju mobil tahanan, yang akan mengantarnya ke Rumah Tahanan.
Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengonfirmasi bahwa penahanan ini dilakukan setelah tim penyidik menemukan bukti yang cukup kuat. Hery dijemput oleh tim penyidik di kediamannya sebelum akhirnya dibawa ke markas Korps Adhyaksa.
"Pada saat ini tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan," ujar Syarief, Kamis (16/4).
Penetapan tersangka ini merupakan buntut dari rangkaian penyidikan panjang, termasuk penggeledahan yang dilakukan tim Jampidsus sejak malam sebelumnya.
Modus Operandi: "Jalur Belakang" Koreksi Kebijakan PNBP
Kasus yang menjerat Hery Susanto berkaitan dengan perannya dalam mengatur perhitungan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) PT TSHI di Kementerian Kehutanan. Hery diduga menggunakan kewenangannya di Ombudsman untuk menguntungkan pihak swasta.
Syarief menjelaskan, awalnya PT TSHI mengalami kendala terkait perhitungan beban yang harus dibayar kepada negara. Di sinilah peran Hery bermain sebagai "pelicin" kebijakan.
"Jadi pada awalnya ada salah satu perusahaan bernama PT TSHI itu memiliki permasalahan perhitungan PNBP oleh Kemenhut (Kementerian Kehutanan). Kemudian PT TSHI mencari jalan keluar dan kemudian bersama-sama dengan Saudara HS ini untuk mengatur, sehingga surat atau kebijakan yang dilakukan oleh Kemenhut itu dikoreksi oleh Ombudsman, dengan perintah agar PT TSHI melakukan penghitungan sendiri terkait beban yang harus dibayar," ungkap Syarief.
Dugaan Suap Rp1,5 Miliar saat Menjabat Komisioner
Penyidik mendeteksi adanya aliran dana segar yang masuk ke kantong Hery Susanto. Uang tersebut diduga berasal dari LKM, yang menjabat sebagai Direktur PT TSHI, sebagai imbalan atas "jasa" koreksi kebijakan tersebut.
Hingga saat ini, angka yang berhasil diendus penyidik mencapai miliaran rupiah. Syarief menegaskan bahwa tindakan lancung ini dilakukan Hery saat ia aktif menjabat sebagai komisioner di tahun 2025.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
