
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati. (Pertamina)
JawaPos.com – Mantan Direktur Gas PT Pertamina, Hari Karyuliarto, menyatakan bahwa kesaksian mantan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, mengungkap perusahaan minyak negara tersebut justru memperoleh keuntungan dari pengadaan gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG). Menurut Hari, dalam kesaksiannya Nicke Widyawati menyebut Pertamina mencatat keuntungan sekitar USD 96,7 juta pada periode 2022–2024 dari kontrak LNG.
“Beliau (saksi) mengakui bahwa Pertamina sudah untung sekitar USD 97,6 juta atau lebih dari Rp 1 triliun dari kontrak Corpus Christi ini untuk periode 2019–2024,” kata Hari saat sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (5/3).
Hari juga menegaskan bahwa penghitungan potensi kerugian negara tidak dapat dilakukan secara parsial hanya pada satu tahun tertentu, terutama pada periode terdampak pandemi Covid-19. Menurutnya, apabila ingin menilai apakah kontrak tersebut merugikan atau tidak, maka penghitungan harus dilakukan setelah masa kontrak berakhir.
“Kalau memang mau dihitung kontrak itu rugi, harus ditunggu sampai tahun 2040, karena kontrak ini selesai 2039,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kontrak LNG tersebut berlangsung selama 21 tahun, yakni dari 2019 hingga 2039. Dengan demikian, evaluasi menyeluruh mengenai untung atau rugi baru dapat dilakukan setelah seluruh periode kontrak selesai.
“Jadi tepatnya 21 tahun, dari 2019 sampai 2039. Baru bisa dihitung ruginya pada 2040. Nanti kalau saya masih hidup atau orang-orang yang terlibat tadi masih hidup, ya bisa dimintakan pertanggungjawaban,” tutur Hari.
Dalam kesempatan yang sama, pengacara Hari, Wa Ode Nur Zainab, menyatakan kesaksian Nicke Widyawati menyebutkan bahwa pengadaan LNG Pertamina mengalami keuntungan.
"Hari ini Ibu Nike landing-nya sangat baik. Alhamdulillah kejahatan juga tidak disebutkan, tidak ada kejahatannya sama sekali. Terus kemudian tidak ada suapnya, tidak pernah ada teguran RUPS. Ingat, Pertamina untung. Pertamina untung, itu ya. Kita garis bawahi, Pertamina untung," imbuhnya.
Sebelumnya, dalam kesaksian di persidangan, Nicke Widyawati menyebut bahwa pengadaan LNG mengalami keuntungan pada 2022-2024.
“Untuk 2022, 2023, dan 2024 secara kumulatif untung,” ucap Nicke saat menyampaikan kesaksian di ruang sidang.
Ia menambahkan, jika dihitung secara keseluruhan sejak 2019 hingga 2024, pengadaan LNG tersebut masih mencatatkan keuntungan. Menurutnya, kontrak pembelian LNG sampai 2039. Sehingga belum dapat disimpulkan merugi.
“Kumulatif dari 2019 sampai 2024, totalnya sekitar 97,6 juta dolar AS,” pungkasnya.
Dalam perkara ini, dua mantan pejabat Pertamina, yakni Hari Karyuliarto (Direktur Gas Pertamina periode 2012–2014) dan Yenni Andayani (Vice President Strategic Planning Business Development Direktorat Gas Pertamina periode 2012–2013), didakwa merugikan keuangan negara sebesar USD 113,84 juta atau sekitar Rp 1,77 triliun.
Kerugian tersebut diduga memperkaya sejumlah pihak, termasuk mantan Direktur Utama Pertamina periode 2009–2014, Karen Agustiawan, serta perusahaan Corpus Christi Liquefaction LLC (CCL).
Hari diduga tidak menyusun pedoman pengadaan LNG dari sumber internasional dan tetap memproses pembelian LNG dari Cheniere Energy Inc. Sementara itu, Yenni diduga mengusulkan penandatanganan perjanjian jual beli LNG Train 1 dan Train 2 dari CCL tanpa didukung kajian keekonomian, kajian risiko, serta tanpa adanya pembeli yang terikat perjanjian.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
