Ilustrasi. JENAZAH PEMBUNUHAN
JawaPos.com - Kabar duka menyelimuti Desa Bojongsari, Kabupaten Sukabumi. Seorang bocah laki-laki berinisial NS, 12, mengembuskan napas terakhirnya dengan kondisi tubuh penuh luka bakar yang memprihatinkan. Kasus ini pun viral dan memicu kemarahan netizen setelah muncul dugaan bahwa korban dipaksa meminum air panas oleh ibu tirinya.
Anwar Satibi, 38, ayah kandung korban yang akrab disapa Raja, mengaku sangat terpukul. Ia tidak berada di lokasi saat peristiwa nahas itu terjadi dan baru mengetahui kondisi anaknya setelah mendapat telepon dari sang istri.
Pengakuan Terakhir Korban Sebelum Ajal Menjemput
Kecurigaan Anwar mencuat saat melihat kondisi fisik anaknya yang tidak wajar. Meski sempat dilarikan ke RSUD Jampangkulon dan menjalani perawatan selama delapan jam, nyawa Raja tidak tertolong.
Sebelum menghembuskan napas terakhir, korban sempat memberikan kesaksian yang memilukan.
"Pas sampai di rumah, saya kaget melihat kondisi anak saya yang kulitnya pada melepuh. Saya tanya ke istri, kenapa ini. Dia jawabnya karena sakit panas (demam) jadi kulitnya melepuh," ujar Anwar dikutip Sabtu (21/2).
Anwar menambahkan bahwa anaknya sempat bercerita tentang apa yang dialaminya.
"Dia mengaku dikasih minum air panas. Itu sempat saya videokan. Luka-lukanya banyak, ada di kaki, punggung, tangan, hampir sekujur tubuh," tambahnya.
Hasil Autopsi Temukan Kelainan pada Organ Dalam
Untuk menguak tabir kematian NS, polisi telah melakukan autopsi di RS Secapa. Tim medis menemukan fakta bahwa luka bakar tidak hanya terjadi pada permukaan kulit, tetapi juga adanya indikasi gangguan pada organ vital.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara TK II Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi Kombes Pol Carles Siagian menjelaskan rincian temuan tim forensik.
"Luka bakar ditemukan di anggota gerak, kaki kiri, punggung, lengan, paha, tangan, hingga area bibir dan hidung. Selain itu, tim dokter juga menemukan pembengkakan pada jantung dan paru-paru korban," ungkap Carles.
Polisi Tunggu Hasil Uji Laboratorium
Meski ditemukan banyak luka, pihak kepolisian masih berhati-hati dalam menentukan penyebab pasti kematian. Sampel organ korban telah dikirim ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut guna mendeteksi keberadaan zat berbahaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022