
Dalam perkara dugaan korupsi tata kelola kilang minyak, Yoki dituntut 14 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan. (Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com – Mantan Direktur Utama Pertamina International Shipping (PIS), Yoki Firnandi, menegaskan dirinya tidak pernah memiliki niat untuk melakukan korupsi ataupun merugikan negara. Pernyataan tersebut disampaikan saat membacakan nota pembelaan (pleidoi) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Jumat (20/2).
Dalam perkara dugaan korupsi tata kelola kilang minyak, Yoki dituntut 14 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan. Ia juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 5 miliar subsider 7 tahun penjara.
"Dengan segala kejujuran yang saya miliki, saya tidak pernah melakukan korupsi, tidak pernah mengambil uang negara, dan tidak pernah terlintas dalam pikiran saya untuk melakukan tindakan curang yang merugikan perusahaan maupun negara," kata Yoki dalam persidangan.
Menurutnya, seluruh keputusan yang diambil merupakan bagian dari tanggung jawab jabatan yang diembannya. Ia menegaskan tidak pernah mengejar jabatan, melainkan berupaya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
"Saya tidak pernah mengejar jabatan. Tetapi setiap amanah yang datang selalu saya jalankan dengan keyakinan bahwa kepercayaan yang diberikan harus dibalas dengan tanggung jawab," ujarnya.
Yoki juga menekankan tidak ada aliran dana yang ia nikmati secara pribadi dari keputusan-keputusan yang dipersoalkan dalam perkara tersebut. "Bahkan sesuai dakwaan dan fakta persidangan, saya tidak menerima keuntungan sepeser pun dan tidak pernah memiliki niat untuk memperkaya diri sendiri," tegasnya.
Ia turut mempertanyakan dasar perhitungan kerugian negara dalam dakwaan, termasuk terkait perkara ekspor minyak mentah Banyu Urip. Menurutnya, hasil penjualan Minyak Mentah (MM) Banyu Urip bagian negara sebesar USD 604 juta telah sepenuhnya disetor ke kas negara.
“Pertanyaannya, di mana kerugian negara terjadi?” ucapnya.
Yoki juga mengkritisi metode perhitungan auditor terkait komponen harga minyak mentah, khususnya mengenai istilah 'alfa'. "Alfa bukanlah margin ataupun bentuk kemahalan. Alfa adalah komponen yang tidak terpisahkan dalam harga suatu minyak mentah," jelasnya.
Ia menyebut sejumlah kebijakan yang dipermasalahkan merupakan keputusan bisnis perusahaan dalam situasi krisis, termasuk saat pandemi Covid-19. Penjualan minyak mentah Banyu Urip pada semester I 2021, kata dia, merupakan langkah bisnis untuk mengelola risiko operasional dan bisnis perusahaan.
Dalam pleidoinya, Yoki juga menyinggung adanya kesalahan pemahaman terhadap regulasi, khususnya mengenai hubungan antara Pertamina dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).
"Saksi fakta menyatakan dengan jelas bahwa jual beli minyak mentah domestik antara Pertamina dan KKKS dilakukan secara business to business tanpa kewajiban bagi KKKS untuk menjual kepada Pertamina," ujarnya.
Selain substansi perkara, Yoki menyoroti proses hukum yang dijalaninya dan mengaku merasa menjadi korban kriminalisasi.
“Dengan segala kerendahan hati, saya merasakan bahwa dalam proses ini saya seakan menjadi korban kriminalisasi seolah-olah ditempatkan hanya sebagai objek untuk mencapai tujuan tertentu,” bebernya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022