Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Mulyono Purwo Wijoyo.(Instagram@ki_mulyono.pw).
Nama Mulyono Purwo Wijoyo langsung menyita perhatian publik. Pasalnya, ia bukan hanya seorang pejabat pajak, tetapi juga dikenal sebagai dalang kondang. Di dunia seni, Mulyono akrab disapa Ki Mulyono Purwo Wijoyo, sosok dalang yang dikenal santun dan aktif di media sosial.
Dalang kondang asal Klaten, Jawa Tengah, itu terjaring OTT KPK pada Rabu (4/2), seolah membuka dua sisi kehidupannya, sebagai seniman yang mengajarkan nilai moral dan sebagai pejabat negara yang terseret kasus rasuah.
Mengutip berbagai sumber, Mulyono Purwo Wijoyo resmi dilantik sebagai Kepala KPP Madya Banjarmasin pada Juni 2025. Ia diangkat langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Mulyono pernah menjabat sebagai Kepala KPP Pratama Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, pada 2023. Ia juga pernah menduduki posisi Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi II di KPP Pratama Klaten, Jawa Tengah.
Mulyono dikenal memiliki penampilan nyentrik dengan rambut gondrong, selaras dengan kecintaannya pada budaya tradisional, khususnya wayang kulit. Kemampuannya dalam mendalang tak diragukan lagi. Ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Pusat Persatuan Perdalangan Indonesia serta menjadi pendiri Komunitas Sanggar Cemara, yang fokus pada pelestarian hiburan tradisional wayang kulit.
Di media sosial, Mulyono secara terbuka menampilkan identitas keseniannya. Pada akun Instagram @ki.mulyono.pw, ia menambahkan gelar “Ki” di depan namanya, serta kerap membagikan aktivitasnya, baik sebagai pejabat Direktorat Jenderal Pajak maupun sebagai seniman wayang.
OTT KPK ini pun menjadi sorotan publik, mengingat kontras tajam antara citra Ki Mulyono sebagai penggiat seni dan perannya sebagai pejabat negara yang kini harus berhadapan dengan hukum.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
