
Kadispenad Kolonel Infanteri Donny Pramono menyampaikan keterangan kepada awak media usai melaksanakan serah terima jabatan di Mabesad, Jakpus, pada Jumat (31/10).
JawaPos.com - Dugaan tindak kekerasan oleh senior kepada junior kembali terjadi di tubuh Angkatan Darat. Kali ini menimpa seorang prajurit dari Batalyon Infanteri (Yonif) 113/Jaya Sakti yang tengah bertugas di daerah operasi perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Atas kasus tersebut, TNI AD memastikan memberikan perhatian serius.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan bahwa pihaknya turut berduka atas meninggalnya prajurit bernama Pratu Farkhan Sauqi Marpaung. Menurut dia, Pratu Farkhan merupakan salah seorang prajurit muda yang mendapat kepercayaan dari negara untuk bertugas di wilayah Papua.
”Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi pimpinan TNI AD,” ungkap Donny saat dikonfirmasi oleh awak media pada Sabtu (3/1).
Donny menyampaikan bahwa sejak mendapat informasi terjadi dugaan tindak kekerasan yang mengakibatkan seorang prajurit tewas di medan tugas, jajaran TNI AD langsung mengambil langkah cepat dan tegas. Dugaan keterlibatan senior Pratu Farkhan sudah ditindaklanjuti dengan mengamankan terduga pelaku dan memulai proses investigasi secara menyeluruh.
”Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan fakta secara objektif dan transparan,” kata dia.
Jenderal bintang satu TNI AD itu menyampaikan bahwa pihaknya tidak mentoleransi segala bentuk tindak kekerasan di luar aturan dan ketentuan yang berlaku. Apalagi bila tindakan itu mengakibatkan hilangnya nyawa seorang prajurit. Untuk itu, bila hasil penyelidikan menunjukkan telah terjadi pelanggaran hukum dan disiplin militer, dipastikan akan ada sanksi tegas.
”Proses hukum akan ditegakkan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Selain concern untuk menyelidiki peristiwa yang menyebabkan Pratu Farkhan tewas, TNI AD juga memberikan perhatian kepada keluarga almarhum. Donny memastikan, institusi Angkatan Darat akan mengungkap kasus tersebut secara tuntas dan transparan. Dia menjamin, terduga pelaku akan mendapat sanksi setimpal jika terbukti berbuat salah.
”Pimpinan TNI AD berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional, adil, dan bertanggung jawab, demi menjaga keadilan bagi almarhum, keluarganya, serta kehormatan institusi TNI Angkatan Darat,” pungkasnya.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
