Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 September 2025 | 13.43 WIB

Benarkah Ridwan Kamil Takut hingga Menolak Tes DNA Ulang?

Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) dan Lisa Mariana (kanan) berjalan keluar dari Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/8). (Nadia Putri Rahmani/Antara) - Image

Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) dan Lisa Mariana (kanan) berjalan keluar dari Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/8). (Nadia Putri Rahmani/Antara)

JawaPos.com - Ridwan Kamil melalui kuasa hukumnya, Muslim Jaya Butar Butar, mengatakan secara tegas tidak mau melakukan tes DNA ulang setelah hasil tes yang difasilitasi Bareskrim Polri beberapa waktu lalu sudah keluar dan menyatakan anak Lisa tidak identik dengan RK.

Pernyataan tegas Ridwan Kamil tersebut disampaikan menanggapi permohonan untuk dilakukan tes DNA ulang yang disampaikan pengacara Lisa Mariana ke Bareskrim Polri pada Selasa (9/9) kemarin.

Pihak Lisa mengatakan, jika Ridwan Kamil yakin betul bahwa anak Lisa Mariana bukan darah dagingnya, seharusnya RK tidak perlu takut untuk melakukan tes DNA ulang di Singapura.

Menanggapi hal tersebut, Muslim Jaya Butar Butar mengatakan bahwa pihak Ridwan Kamil tidak ada ketakutan apa pun.

"Ini bukan persoalan takut atau tidak. Sekali lagi saya katakan, hasil tes DNA yang dilakukan oleh Bareskrin Mabes Polri ini sudah sesuai SOP. Jadi, ini bukan persoalan takut, pak Ridwan Kamil tidak mau melanggar hukum," kata Muslim saat dikonfirmasi.

Menurut Muslim, tidak ada landasan hukum apa pun untuk melakukan tes DNA ulang karena bukan penyakit yang membutuhkan second opinion. Apalagi, prosedur tes DNA sebelumnya dinilai sudah sesuai dengan standar ilmiah yang berlaku secara internasional.

"Fakta ilmiahnya kan sudah ada gitu ya. Lalu kita nggak percaya kepada hasilnya, logikanya di mana? Lalu dikatakan kita takut dan segala macam, nggak ke situ larinya. Penegakan hukum bukan soal takut," tuturnya.

Terkait keyakinan Lisa Mariana bahwa putrinya adalah anak Ridwan Kamil, menurut Muslim, itu didasarkan pada sisi emosi Lisa namun bukan merupakan sebuah kebenaran.

"Itu kan keyakinan subjektivitas ya. Kalau dia yakin itu subjekitas, tapi fakta ilmiah nggak bisa dibohongi. Ini fakta ilmiah loh (hasil tes DNA). Kalau dia yakin tapi fakta ilmiah nggak menyatakan seperti itu kan nggak bisa. Jangan yakin karena emosi, yakinlah dengan kebenaran, dengan fakta ilmiah," tegas pihak Ridwan Kamil.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore