
Anggota Komisi IX DPR Uya Kuya. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Polisi memastikan personel dari Polsek Duren Sawit sudah berada di lokasi saat rumah politisi PAN Uya Kuya dijarah massa. Namun, jumlah orang yang datang begitu banyak sehingga upaya pencegahan gagal dilakukan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, menjelaskan keberadaan polisi di lokasi awalnya didasari informasi dari siaran langsung TikTok yang menunjukkan arah pergerakan massa menuju rumah Uya Kuya.
Meski demikian, aparat kewalahan menghadapi serbuan massa yang berujung pada penjarahan. Pihak Polsek Duren Sawit sempat memberikan imbauan kepada massa agar tidak melakukan tindakan melawan hukum.
“Polsek Duren Sawit mencoba lakukan himbauan kepada massa bahwa tindakan yang akan dilakukan dikategorikan sebagai pidana. Namun imbauan tersebut gagal,” ujar Dicky saat dihubungi, Minggu (31/8).
Menurutnya, situasi di lapangan sulit dikendalikan karena jumlah massa sangat besar. Polsek akhirnya melaporkan kondisi tersebut kepada Kapolres Metro Jakarta Timur dan meminta bantuan.
“Karena jumlah massa sangat banyak dan tidak dapat dihalau oleh polsek, maka langsung dilakukan penindakan oleh tim gabungan reskrim dan samapta,” pungkas Dicky.
Sebelumnya, kasus penjarahan rumah Uya Kuya menjadi sorotan publik setelah kediaman politisi PAN itu diserbu massa.
Uya Kuya, artis yang kini menjadi anggota DPR RI, awalnya sempat memberikan klarifikasi atas tindakan joget-joget di gedung MPR/DPR. Jojet-gojet itu bersamaan dengan momen diumumkannya kenaikan tunjangan DPR RI, termasuk tunjangan rumah sebesar Rp 50 juta setiap bulan.
Menurut Uya Kuya dalam klarifikasinya, apa yang terjadi itu tidak ada kaitan dengan kenaikan tunjangan DPR. Mereka berjoget semata mengikuti irama lagu untuk tujuan menghargai musisi yang tampil. Apalagi aksi mereka berjoget setelah semua rangkaian acara selesai.
Beredarnya narasi di media sosial terkait penghasilan Uya Kuya sebesar Rp 10 juta sebagai artis dan membandingkannya dengan gaji DPR semakin membuat banyak orang naik pitam. Dalam klarifikasinya, Uya memastikan kabar itu hoax atau fitnah kepada dirinya.
Namun sayang, kemarahan massa sudah sampai di ubun-ubun. Tadi malam, Sabtu (30/8), massa memadati rumah mewahnya dan melakukan penjarahan. Banyak barang yang ada di rumah Uya Kuya dibawa.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
