
Sejumlah mobil hangus pasca kerusuhan di Mako Brimob di Kwitang, Jakarta, Jumat (29/08/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan adanya arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas perusuh, jika menerobos masuk ke markas komando Kepolisian. Hal ini setelah viralnya video Kapolri yang memerintahkan menindak tegas pelaku kerusuhan.
Dedi menekankan, markas Polri adalah simbol negara yang harus dijaga dari segala bentuk ancaman.
“Ya (benar), saya juga perintahkan massa yang menerobos mako Polri harus ditindak tegas dan terukur, karena mako Polri adalah representasi dari negara kita,” kata Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (31/8).
Menurutnya, tindakan anarkis yang merusak fasilitas kepolisian tidak hanya mencederai aparat, tetapi juga merusak wibawa negara.
“Perusuh harus diambil tindakan tegas,” tegas Dedi.
Dedi juga menegaskan, keruntuhan Polri sama artinya dengan melemahkan negara. Ia mengimbau, sesama anak bangsa seharusnya dapat menjaga keamanan negara.
“Kalau Polri runtuh maka negara akan runtuh. Mari sama-sama kita jaga persatuan dan kesatuan serta kedamaian untuk Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam setiap penanganan aksi massa, Polri tetap berpegang pada prinsip profesionalitas dan proporsionalitas. Namun, jika aksi telah merusak fasilitas vital negara, maka penindakan tegas adalah jalan yang tidak bisa ditawar.
“Negara tidak boleh kalah dengan perusuh yang merusak mako Polri,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, gelombang massa sejak Kamis (28/8) hingga Sabtu (30/8) terus melakukan aksi protes di sejumlah titik objek vital di Jakarta. Bahkan, mereka melakukan aksi perusakan terhadap sejumlah Polsek hingga Polres di Jakarta.
Tak hanya itu, massa juga menjarah sejumlah rumah milik anggota dewan, di antaranya Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Sejumlah fasilitas umum, seperti halte busway di beberapa titik juga ikut menjadi sasaran amuk massa.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
