
Ilustrasi dokter bedah melakukan operasi. (Istimewa)
JawaPos.com-Pengalaman menyakitkan dialami oleh Faradina Sulistiyani, seorang dokter spesialis bedah umum di Rumah Sakit BDH (Bhakti Dharma Husada). Ia dianiaya oleh pasiennya sendiri yang bernama Norliyanti. Mulanya, Norliyanti komplain kepada pihak rumah sakit. Ia mengaku masih merasakan nyeri di punggung pasca dioperasi oleh dokter bedah Faradina. Namun, ia merasa keluhannya tidak ditanggapi dengan baik.
Rencana jahat pun terlintas di benak Norliyanti. Ia mengambil bongkahan puing bekas bangunan yang berada di samping rumahnya, lalu membungkusnya dengan kertas dan kresek, lalu dibawa ke Rumah Sakit BDH. Norliyanti masuk ke bagian Poli Bedah Umum. Di sana, ia melihat Faradina sedang duduk di depan komputer.
Sejurus kemudian, Norliyanti memukul kepala dan punggung dokternya dengan bongkahan gragal yang dibawa. "Pasien ini telah saya tangani dan sudah dinyatakan sembuh sejak dua tahun lalu. Adapun keluhan lain, itu terkait dengan penyakitnya yang lain,” ujar Faradina di Surabaya, Selasa (26/8).
Ia juga menuturkan jika penyakit lain yang diderita pasien sebenarnya telah diarahkan ke bagian terkait. Pasien telah mendapat penjelasan mengenai tindakan medis serta kondisi penyakit yang dialaminya. "Sudah kami jelaskan sejelas-jelasnya. Jadi keluhan tersebut kami rasa sudah dilayani dengan optimal,” imbuh dosen Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) tersebut.
Menanggapi keluhan pasien terkait nyeri di punggung, Faradina menuturkan bahwa hal itu berkaitan neuropatik, dimana rasa nyeri yang dialami pasien biasa dirasakan pada penderita kencing manis. "Namun mungkin pasien mengharapkan pelayanan saya, karena yang mengoperasi saya, tetapi sesuai dengan kompetensi, saya mengalihkan sesuai keluhan pasien ke bagian terkait,” terangnya.
Akibat penganiayaan yang dilakukan Norliyanti, Faradina menderita luka robek di kepala bagian kanan dan kiri belakang, serta memar di punggung kiri dan tengah akibat benturan keras dari bongkahan gragal.
Faradina bersama pihak rumah sakit pun melaporkan Norliyanti ke polisi. Kini kasus tersebut sedang bergulir di Pengadilan Negeri Surabaya dengan nomor perkara 1660/Pid.B/2025/PN Sby. Melansir dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara PN Surabaya, sidang kasus penganiayaan yang dialami dokter Faradina sudah sampai pada pemeriksaan saksi oleh penuntut umum. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Venezia: Fisik Adrien Rabiot Belum Siap, Rafael Leao Absen
