
Doktif. (Abdul Rahman/JawaPos.com).
JawaPos.com - Dokter Detektif atau kerap disapa Doktif dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan untuk menyampaikan kesaksian di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) laporan Reza Gladys dengan terdakwa Nikita Mirzani.
Sebelum sidang dimulai, Doktif mengatakan dirinya akan membongkar banyak fakta yang bakal mengejutkan Reza Gladys di persidangan. Pemilik nama asli Amira Farahnaz meminta Reza Gladys untuk mempersiapkan diri mendengarkan hal-hal mengejutkan yang akan dia ungkap.
"Doktif sampai bergetar mau ngomong. Ada banyak kejutan yang akan Doktif buka," kata Doktif.
Di hadapan majelis hakim, Jaksa sempat bertanya ke Doktif terkait maksud pembicaraan 'aku baru lihat Ibu hajar dokter Reza Gladys'.
Doktif pun memberikan jawaban agak melebar dengan menyinggung owner-owner skincare seharusnya tahu diri. Hal itu membuat Jaksa tidak suka dan langsung memotong pembicaraan meski Doktif belum selesai bicara.
"Cukup. Saksi jawab pertanyaan yang saya tanyakan saja," kata Jaksa.
Pemotongan pembicaraan oleh Jaksa membuat Nikita Mirzani kecewa. Ibu tiga anak itu menghantam Jaksa dengan menyebut, Jaksa hanya mau mendengarkan keterangan yang menguntungkan Jaksa saja.
"JPU harus netral," kata Nikita Mirzani berlakali-kali.
Doktif Kecewa sekali keterangannya tiba-tiba dipotong oleh Jaksa. Menurut Doktif, seharusnya dia diberi kesempatan untuk bicara mengungkapkan sejumlah fakta yang memang diketahui dan dialaminya.
"Kasih kesempatan Doktif menceritakan dari awal bagaimana seorang Reza Gladys dan Mufid mengejar Doktif, itu ada urutan ceritanya, ada kronologinya," kata Doktif.
Dia kecewa karena tidak diberi kesempatan menjelaskan secara lengkap. Jaksa tiba-tiba mengungkapkan angka Rp 20 miliar tanpa diketahui asal usul ceritanya.
"Jangan tiba-tiba digiring opini, terus disebut angka Rp 20 miliar, nggak seperti itu. Bisa nggak saya akan ceritakan dari awal sampai akhir," kata Doktif.
Dalam kesempatan itu, Doktif memperlihatkan hasil laboratorium yang dilakukan secara mandiri pada bulan Juli 2024 atas produk milik Reza Gladys yang diduga bermasalah. Gara-gara hasil lab, Doktif kabarnya dikejar-kejar Reza Gladys dan suaminya.
“Ada dugaan dari Doktif bahwa mereka mengejar untuk melakukan penyuapanz karena mereka mengejar Doktif. Itu yang ingin Doktif ceritakan dari awal,” tuturnya.
Doktif dan suami sempat disebut-sebut pernah meminta uang kepada Reza Gladys sebesar 2 juta dolar Singapura. Namun hal itu secara tegas dibantah oleh sang Dokter Detektif.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
