Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Agustus 2025 | 16.51 WIB

Operasi Penindakan Koops Habema TNI di Kabupaten Puncak Tewaskan 3 Anggota OPM

Ilustrasi: Anggota OPM saat sedang bergerilya. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: Anggota OPM saat sedang bergerilya. (Istimewa)

JawaPos.com - Komando Operasi (Koops) Habema TNI melaksanakan operasi di Kampung Tigilobak, Kabupaten Puncak pada Kamis (31/7). Dalam operasi tersebut terjadi kontak tembak dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Akibatnya 3 anggota OPM tewas. 

Panglima Koops Habema TNI Mayjen TNI Lucky Avianto menyampaikan bahwa penindakan yang dilakukan oleh anak buahnya kepada OPM di Kampung Tigilobak dilakukan secara terukur dan profesional. Mereka melaksanakan operasi tersebut sebagai tindak lanjut atas aksi OPM di wilayah Ugimba pada 2019 silam.

Saat itu seorang anggota TNI gugur dan senjata api jenis SS2 V4 dirampas oleh OPM. Menurut Lucky, operasi yang dilaksanakan oleh anak buahnya menjadi bagian dari upaya strategis untuk menegakkan kedaulatan negara serta merebut kembali senjata milik negara yang dirampas oleh OPM

”Dalam operasi tersebut sempat terjadi tindakan perlawanan bersenjata oleh kelompok OPM, sehingga dengan terpaksa satgas melakukan tindakan tegas yang mengakibatkan tewasnya 3 orang anggota OPM,” imbuhnya. 

Berdasar hasil identifikasi sejauh ini, 2 dari 3 anggota OPM itu bernama Ado Wanimbo dan Meni Wakerwa atau Jumadon Waker. Sementara satu orang lainnya masih dalam proses identifikasi oleh petugas. Catatan Koops Habema TNI menyebut bahwa Ado Wanimbo adalah Danwil Ugimba Kodap VIII Kemabu.

”Namanya masuk dalam DPO Polres Mimika melalui surat DPO/36/IV/2017/Reskrim tertanggal 30 April 2018,” ungkap Lucky. 

Dari lokasi operasi tersebut, Koops Habema TNI berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang salah satunya adalah 1 pucuk senjata api jenis SS2 V4 dengan nomor senjata BF.CS 024739 beserta teleskop Trijicon SN: 923632. Senjata itu diketahui merupakan milik anggota TNI yang gugur pada 2019 di Ugimba.

Barang bukti lain yang diamankan oleh Koops Habema TNI adalah 1 pucuk senapan angin, 3 buah magazen, 64 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, 4 handphone, 1 dompet, 2 power bank, 1 keping emas, 1 senter kepala, alat dan perlengkapan lainnya seperti kapak; parang; ketapel; dan korek api, dokumen pribadi atas nama Meni Wakerwa, Kartu Papua Sehat, dan uang tunai sebesar Rp 3,8 juta.

”Keberhasilan operasi ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan negara di wilayah Papua, serta sebagai simbol keteguhan TNI dalam menjaga kehormatan prajurit dan kedaulatan negara, sekaligus mengembalikan senjata milik negara yang selama ini berada di tangan kelompok separatis,” tegas Lucky. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore