Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 18.56 WIB

Rangkaian Peristiwa Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan Sudah Terurai, Kompolnas Berharap Sudah Ada Hasil Otopsi

Barang-barang milik Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan yang ditemukan di dekat rooftop gedung Kemlu. (Istimewa) - Image

Barang-barang milik Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan yang ditemukan di dekat rooftop gedung Kemlu. (Istimewa)

JawaPos.com - Polda Metro Jaya melaksanakan gelar perkara terkait kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, hari ini (28/7). Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai pihak eksternal yang diundang dalam gelar perkara itu berharap hasil otopsi Daru sudah ada dan turut dibahas bersama dalam gelar perkara tersebut. 

Harapan itu disampaikan oleh anggota Kompolnas Choirul Anam yang hadir dalam gelar perkara di Polda Metro Jaya. Dia menyampaikan bahwa rangkaian peristiwa sebelum kematian Daru sudah terurai dengan baik. Jam per jam sampai detik per detik aktivitas Daru sebelum ditemukan tewas mengenaskan pada 8 Juli lalu telah dikantongi oleh penyelidik. 

”Sehingga sebenarnya kasus ini terang dalam sisi peristiwa. Dalam sisi penyebab kematian kami memang masih menunggu hasil otopsi. Oleh karena itu, hari ini semoga hasil otopsi sudah ada. Dan bisa kita lihat apa penyebab kematiannya,” ucap dia. 

Kompolnas sudah turun langsung untuk melihat lebih dalam rangkaian peristiwa sebelum kematian Daru. Anam sudah menyampaikan bahwa ada 3 spot penting pada kasus tersebut. Yakni tempat kos Daru, Gedung Kemlu sebagai tempat kerja Daru, dan pusat perbelanjaan yang sempat dikunjungi oleh Daru sebelum tewas di atas ranjang kamar kosnya.  

”Semua yang terkait peristiwa di 3 titik itu, berupa barang dan berupa kesaksian sepertinya sudah diambil keterangannya dan diamankan oleh penyelidik,” ujarnya. 

Anam pun menyatakan bahwa rekam jejak peristiwa tersebut sudah terang meski telepon seluler atau ponsel Daru belum ditemukan. Menurut dia, yang krusial saat ini adalah hasil otopsi. Informasi itu yang nantinya akan menentukan penyebab kematian Daru. 

”Yang menentukan penyebab kematian adalah hasil otopsi. Nanti kita akan dengar hasil otopsinya,” kata dia. 

Pada Selasa pagi (8/7), Daru ditemukan dalam keadaan kepala terlilit lakban kuning. Di balik lakban kuning tersebut juga ada plastik yang menutup kepala Daru. Sebelum ditemukan tewas mengenaskan, Daru sempat bepergian ke salah satu pusat perbelanjaan dan berdiam diri di rooftop Gedung Kemlu selama nyaris 1,5 jam. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore