
Komisioner Kompolnas Choirul Anam menunjukkan kunci ganda pada pintu kamar kos diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Temuan jenazah diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan masih menyisakan misteri. Polisi belum menyimpulkan Daru tewas bunuh diri atau menjadi korban pembunuhan. Menurut Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), kesimpulan terkait hal itu tinggal menunggu hasil otopsi.
Anggota Kompolnas Choirul Anam berani menyampaikan hal itu setelah dirinya mendalami temuan jenazah Daru. Termasuk mendatangi tempat kosnya di bilangan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus). Menurut dia struktur peristiwa sebelum dan setelah Daru meninggal dunia dapat ditelusuri dengan baik.
Bukti keterangan saksi, kemudian temuan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), rekaman CCTV, serta jejak digital dalam kasus tersebut lengkap. Sehingga dia menyatakan bahwa polisi, dalam hal ini Polda Metro Jaya, tinggal menunggu hasil otopsi.
”Oleh karenanya, kasus ini sebenarnya tinggal nunggu otopsi, kecuali ada perkembangan yang lain. Tinggal nunggu hasil otopsi yang mendalam,” kata Anam saat dihubungi JawaPos.com pada Rabu malam (23/7).
Menurut Anam, hasil otopsi adalah salah satu hal penting dalam kasus tersebut. Dia pun menekankan, hasil otopsi yang dimaksud adalah otopsi mendalam. Menurut dia, sampai saat ini proses tersebut belum selesai. Itu yang membuat perkembangan kasus tersebut belum disampaikan kepada publik.
”Karena hasil otopsi yang mendalam belum selesai, makanya proses ini masih belum diumumkan di publik. Kemarin kami juga mendalami ini, terus kami juga bilang ke Polda Metro Jaya agar segera bisa diselesaikan,” ujarnya.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah spot atau tempat Daru sebelum dan sesudah ditemukan meninggal dunia. Mulai tempat kos, pusat perbelanjaan, sampai tempat bekerja. Anam menyampaikan bahwa jejak digital terkait 3 spot tersebut juga sudah ditelusuri dengan baik.
”Dalam konteks itu semua, karena kami lembaga pengawas, kami menilai bahwa sampai kemarin dengan struktur kayak begitu, kami menilai bahwa Polda Metro Jaya masih melaksanakan prosedur tindakan kinerjanya untuk mengungkap kasus ini sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” jelas dia.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
