
Arya Daru Pangayunan (ADP), 39, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. (Radar Jogja).
JawaPos.com – Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Arya Daru Pangayunan, 39, diplomat muda Kementerian Luar Negeri yang ditemukan meninggal secara tak wajar di kamar kosnya, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7).
Kepergian Arya bukan hanya duka bagi Kemlu, tetapi juga kehilangan besar bagi perjuangan diplomasi Indonesia di bidang kemanusiaan, terutama dalam isu Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
“Almarhum bukan sekadar diplomat, tetapi juga pejuang kemanusiaan. Ia membawa empati dan keberanian dalam membela kelompok rentan,” kata Nico kepada wartawan, Jumat (11/7).
Sebab, Arya ditemukan meninggal dengan kondisi kepala terikat lakban kuning dan tubuh berselimut. Polisi menemukan sidik jari Arya pada lakban tersebut, sementara kondisi kamar kos terlihat rapi dan tidak menunjukkan tanda kekerasan fisik atau perlawanan.
Arya dikabarkan pernah menjadi saksi dalam kasus TPPO. Ia menekankan, pentingnya melanjutkan dedikasi Arya dalam perjuangan melawan perdagangan manusia.
"Komitmennya terhadap isu-isu kemanusiaan adalah bentuk keberpihakan terhadap nilai-nilai keadilan. Semangat ini harus terus hidup, terutama di kalangan generasi muda," tegasnya.
Nico juga mendorong agar pengusutan kasus ini dilakukan secara menyeluruh dan transparan. Ia menekankan pentingnya prinsip keadilan substantif dalam proses penyelidikan.
“Publik perlu diyakinkan bahwa penyidikan tidak berhenti pada prosedur teknis. Harus ada ketegasan dan keterbukaan,” ujarnya.
Legislator Fraksi PDIP itu mengingatkan pentingnya sistem pengamanan dan deteksi dini di kawasan hunian urban, khususnya bagi para aparatur sipil dan pejabat publik.
“Negara tak boleh menunggu tragedi terjadi untuk melakukan perbaikan. Ruang hidup warga, termasuk diplomat, harus bebas dari potensi ancaman,” ucap Nico.
Lebih lanjut, Nico meminta kolaborasi lintas institusi seperti kepolisian, forensik, pemerintah daerah, hingga Kemlu agar peristiwa serupa tak terulang di kemudian hari.
“Kita bukan hanya memperjuangkan keadilan untuk Arya Daru, tetapi juga membangun rasa aman dan kepercayaan publik. Negara wajib hadir sebelum dan sesudah tragedi,” pungkasnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
