
Ilustrasi police line
JawaPos.com - Tidak hanya mendapat atensi Divisi Propam Polri, peristiwa viral di media sosial yang menunjukkan mobil dinas Propam Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) disalahgunakan juga menuai respons dari Polda Sumatera Utara (Sumut). Mereka memastikan telah memeriksa Kasi Propam Polres Tapsel yang tercatat menggunakan mobil dinas itu di Medan.
Dikutip dari metrodaily pada Senin (7/7), Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan menyampaikan bahwa kendaraan dinas tersebut memang digunakan oleh Kasi Propam Polres Tapsel. Dia pun mengakui peristiwa yang viral di media sosial terjadi pada Minggu (6/7). Menurut dia, saat itu kendaraan dinas tersebut digunakan dalam pelaksanaan tugas ke Medan.
”Pada saat yang bersangkutan sedang beristirahat di rumahnya di Medan, kendaraan dinas itu dipakai secara pribadi oleh anaknya, AP, tanpa sepengetahuan orang tuanya. AP memanfaatkan mobil tersebut untuk jalan-jalan di Kota Medan,” ungkap Kombes Ferry.
Perwira menengah yang menyandang tiga kembang di pundak itu pun mengakui bahwa ada bekas serempetan pada mobil dinas tersebut. Namun, hingga saat ini pihaknya belum mendapat laporan resmi terkait peristiwa kecelakaan yang terjadi. Saat dicek ke Satlantas Polrestabes Medan, juga tidak ditemukan catatan kecelakaan lalu lintas.
”Memang ada bekas serempetan di kendaraan, tapi tidak ditemukan bukti kuat ataupun laporan dari korban. Meski begitu, kami tetap memproses Iptu AP selaku pemilik kendaraan karena lalai mengawasi,” jelasnya.
Berdasar hasil pemeriksaan sejauh ini, anak Kasi Propam Polres Tapsel sempat menjemput gurunya sebelum peristiwa yang viral di media sosial ramai menjadi perhatian warganet. Dia berniat mengantar guru tersebut, namun malah viral di media sosial. Dia memastikan Iptu AP tidak pernah memakai kendaraan itu untuk keperluan pribadi.
”Iptu AP ke Medan memang sedang dinas, menghadiri rapat di Polda Sumut,” ujarnya.
Secara terpisah, Kabid Propam Polda Sumut Kombes Julihan Munthe menegaskan bahwa kendaraan dinas tersebut kini sudah diamankan oleh Bidpropam Polda Sumut. Pihaknya juga sudah memeriksa Iptu AP sebagai personel Polri yang bertanggung jawab atas penggunaan mobil dinas itu.
”Kami juga sudah memeriksa Iptu AP. Kendaraan dinas seharusnya hanya untuk tugas kedinasan. Bila ada pelanggaran, tentu akan kami proses sesuai hukum,” jelasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
