Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Juni 2025 | 21.44 WIB

Densus 88 Antiteror Masih Dalami Ancaman Bom terhadap Pesawat Saudia Airlines yang Disampaikan Lewat Surat Elektronik

Personel Densus 88 Anti Teror membawa terduga teroris menuju mobil tahanan setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/3/2021). Sebanyak 22 tahanan kasus terorisme jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dari Jawa Timur tiba di - Image

Personel Densus 88 Anti Teror membawa terduga teroris menuju mobil tahanan setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/3/2021). Sebanyak 22 tahanan kasus terorisme jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dari Jawa Timur tiba di

JawaPos.com - Aparat kepolisian masih mendalami sumber ancaman bom terhadap pesawat Saudia Airlines bernomor penerbangan SV5688 pada Sabtu (21/6). Berdasar informasi yang beredar, ancaman tersebut diterima melalui surat elektronik. Hal serupa dialami oleh pesawat Saudia Airline nomor penerbangan SV5726 yang mendapat ancaman pada Selasa (17/6).

Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Whisnu Hermawan ancaman tersebut diterima masih dicari tahu. "Masih dalam proses," kata Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi oleh awak media pasca munculnya ancaman bom terhadap pesawat Saudia Airlines rute Jeddah-Muscat-Surabaya hari ini.

Juru Bicara (Jubir) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror AKBP Mayndra Eka Wardhana menuturkan, pihaknya masih mendalami ancaman bom terhadap pesawat yang membawa 378 penumpang tersebut. "Kejadian tersebut saat ini masih dalam pendalaman oleh Tim Densus 88,” imbuhnya. 

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan  (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan ancaman bom diterima oleh pilot pesawat tersebut pada pukul 08.55 WIB. Informasi itu langsung diteruskan kepada Airnav di Bandara Internasional Kualanamu. 

”Pilot berkoordinasi dengan airnav Kualanamu untuk melakukan divert atau landing di Kualanamu. pukul 09.27 WIB pesawat Saudi Arabia Airline Landing di bandara Kualanamu dan untuk saat ini pesawat berposisi di taxiway A5,” terang Kristomei. 

Berdasar data, jumlah penumpang dalam pesawat tersebut sebanyak 387 orang.

Kristomei menyatakan, saat ini pangkalan udara TNI AU di Medan sudah berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara dan Kodam I/Bukit Barisan untuk mengirim tim jihandak. "Seluruh penumpang sudah dievakuasi ke terminal bandara dan sudah dilakukan screening dalam keadaan aman. Dilanjutkan screening terhadap pesawat dan barang-barang penumpang,” jelasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore