Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Mei 2025 | 16.42 WIB

Novel Akui Sempat Tawarkan Tangkap Harun Masiku, Tapi Ditolak Firli Bahuri

Novel Baswedan bersama Ketua IM 57+ Institute Praswad Nugraha dan mantan penyidik KPK Lakso Anindito memberikan keterangan usai sidang putusan tentang gugatan syarat usia calon pimpinan KPK di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (12/9/2024). (Fedri - Image

Novel Baswedan bersama Ketua IM 57+ Institute Praswad Nugraha dan mantan penyidik KPK Lakso Anindito memberikan keterangan usai sidang putusan tentang gugatan syarat usia calon pimpinan KPK di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (12/9/2024). (Fedri

JawaPos.com - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mengungkap bahwa pada tahun 2021, ia bersama tim sempat menawarkan untuk menangkap buron Harun Masiku. Saat itu, Novel mengklaim memiliki informasi penting mengenai keberadaan buron mantan caleg PDIP tersebut.

"Karena pada tahun 2021, ketika kami akan disingkirkan dengan TWK (tes wawasan kebangsaan), kami juga menawarkan untuk membantu menangkap Harun Masiku, karena kami juga mendapatkan informasi mengenai keberadaan Harun Masiku. Tetapi para pimpinan KPK saat itu, yaitu Firli Bahuri dkk tidak mau," kata Novel dikonfirmasi, Senin (19/5).

Menurut Novel, tawaran tersebut tidak mendapatkan respons dari pimpinan KPK saat itu. Ia menilai, sikap diam yang ditunjukkan Firli Bahuri mengindikasikan adanya penolakan terhadap upaya penangkapan Harun Masiku.

“(Firli Bahuri) tidak merespons dan mendiamkan. Itu artinya dia tidak mau (Harun Masiku ditangkap). Selain itu, tim pencariannya juga semua disingkirkan dengan TWK,” tegasnya.

Novel juga menyoroti kondisi internal KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri, yang menurutnya tidak mendukung upaya pemberantasan korupsi secara optimal. Ia menyayangkan bagaimana para penyidik yang kompeten justru tersingkir lewat proses TWK yang kontroversial.

Hal ini semakin memperlemah KPK dalam memburu buronan seperti Harun Masiku. Pasalnya, hingga kini keberadaan Harun Masiku masih menjadi misteri.

“Iya, mesti segera ditangkap (Harun Masiku). Kalau melihat kondisi KPK waktu pimpinannya adalah Firli dkk, saya bisa memahami keadaan tersebut,” ujar Novel.

Lebih lanjut, Novel menegaskan selama Firli Bahuri memimpin KPK, kecil kemungkinan Harun Masiku akan ditangkap karena tidak adanya kemauan politik dari pimpinan.

“Sebagaimana yang pernah saya katakan bahwa ketika Pimpinan KPK adalah Firli dkk, maka saya yakin sekali bahwa Harun Masiku tidak akan ditangkap, dan ternyata benar adanya demikian,” pungkas Novel. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore