
HORMATI PROSES HUKUM: Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyapa sejumlah jurnalis di rumah dinas setelah halalbihalal dengan ASN di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (16/4).
JawaPos.com - Di tengah kabar penetapan tersangka, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali masih aktif berkegiatan. Kemarin (16/4) pagi, Muhdlor bersama jajarannya menggelar halalbihalal di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo. Para ASN tampak antre bersalaman dengan Muhdlor di hari pertama masuk kerja kemarin.
Setelah halalbihalal, Muhdlor menanggapi penetapan dirinya sebagai tersangka kasus pemotongan insentif ASN pajak daerah. Dia menyatakan menghormati segala keputusan yang dikeluarkan KPK. ”Saya juga mohon doa dari seluruh masyarakat Sidoarjo. Termasuk langkah lebih lanjut, nanti bisa di-detailing lagi bersama teman-teman tim pengacara kami,” katanya.
Dia menegaskan berkomitmen untuk menghormati segala proses hukum yang dilakukan KPK. ”Kami hormati proses hukum yang berjalan di KPK,” tuturnya. Namun, pihaknya juga menyiapkan langkah hukum menyikapi status tersangka tersebut.
Mustofa Abidin, penasihat hukum bupati Sidoarjo, mengatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan sejumlah langkah dalam menghadapi proses hukum di KPK. Salah satunya, upaya praperadilan. ”Pada saat OTT, barang bukti (BB) yang disampaikan KPK dalam perkara ini hanya sekitar Rp 69 juta. Kami pikir itu sungguh terlalu kecil kalau melihat perkara ini ditangani KPK. Dan, ada beberapa hal lain yang akan ditempuh melalui upaya hukum, termasuk praperadilan nantinya,” terangnya.
Namun, saat ini pihaknya belum memutuskan upaya hukum apa yang akan dilakukan. Dia masih akan berkomunikasi dengan tim, termasuk dengan Bupati Sidoarjo Muhdlor. ”Namun, melihat karakteristik perkara ini, kami pikir harus melakukan upaya hukum,” ujarnya.
Ditanya soal muatan politik terkait penetapan tersangka tersebut, Mustofa mengatakan tidak bisa menyimpulkannya. ”Kami tidak mau berandai-andai terkait politik atau tidak. Tapi, yang jelas timing-nya perkara ini (OTT, Red) sebelum pilpres maupun pilkada,” katanya. (uzi/c7/fal)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
