Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 22.05 WIB

Pihak Sekolah Sebut Para Pelajar yang Prank Bom di Koja Berkelakuan Baik dan Tak Merundung

ILUSTRASI Bom. - Image

ILUSTRASI Bom.

JawaPos.com - Sekumpulan pelajar SMA Negeri 114 Jakarta membuat geger lantaran melakukan prank hendak mengebom Koja Trade Mal untuk menjahili teman satu kelasnya. Namun begitu, pihak sekolah menyebut bahwa siswa-siswanya itu sebetulnya tergolong berkelakuan baik di sekolah. 

Diketahui bahwa empat pelajar berinisial FA, RF, KH, dan SAL, saat itu memang merencanakan menjahili H yang dianggap lemah gemulai dan asik untuk dijahili.
 
"Anak-anak yang kebetulan menjadi sesuatu ini sebetulnya adalah anak-anak yang baik menurut rekap dari BK," kata Kepala Sekolah SMA Negeri 114 Jakarta, Dwi Priyo Eko Santoso kepada wartawan, Jumat (3/11).
 
 
Berdasarkan keterangan dari guru bimbingan konseling sekolah itu, Eko menyampaikan bahwa para pelajarnya itu juga tak pernah membolos saat sekolah. 
 
"Jadi bolos pun enggak pernah," ucapnya.
 
Termasuk, perilaku perundungan pun menurutnya tak ada riwayat tersebut menurut keterangan BK. Meskipun prank ini disebut pelakh karena ingin menjahili temannya yang dianggap cupu. 
 
"Anak ini enggak ada istilahnya bullying bagi H. menurut rekap BK," klaim Eko.
 
 
Sebelumnya, sekumpulan pelajar SMA membuat prank teror bom yang tertuju di Koja Trade Mal (KTM), Jakarta Utara, Kamis (2/11) kemarin. Hal ini sontak membuat banyak pihak kaget. Kepolisian bahkan langsung bergerak menyisiri mal yang diduga akan menjadi target pemboman tersebut. 
 
Kapolsek Koja Kompol Muhamad Syahroni mengatakan, pihaknya mengamankan total lima pelajar yang membuat prank teror bom di Koja Trade Mal tersebut, yaitu FA, RF, KH, SAL, dan H. 
 
"Setelah kita melakukan penyusuran menyeluruh dengan melibatkan sekuriti dan anggota, tidak ditemukan barang yang dicurgai atau berbahaya yang dianggap bom sesuai dengan ancaman tadi," katanya kepada wartawan, Jumat (3/11).
 
 
Syahroni menceritakan, teror ini bermula ketika FA, RF, KH, dan SAL merencanakan prank untuk temannya yang lain berinisial H. Saat itu, FA membuat pesan teror bom di Koja Trade Mal kepada H dengan nomor WhatsApp tak dikenal dengan foto profil dan nama Noordin M Top.
 
"Yang isi (pesannya) kurang lebih, 'Kami akan melakukan pengeboman di daerah Koja atau KTM, jika kamu peduli dengan Nurdin M Top, kamu harus mengikuti acara pengeboman'," jelasnya.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore