Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Maret 2026, 16.41 WIB

Israel Bom Kilang Minyak Teheran, Ledakan dan Kobaran Api Raksasa Membubung di Langit Ibu Kota Iran

Ledakan dan kobaran api terlihat setelah militer Israel menyerang sejumlah kompleks penyimpanan bahan bakar di Teheran, Iran, Sabtu (7/3). Foto: (The New York Times) - Image

Ledakan dan kobaran api terlihat setelah militer Israel menyerang sejumlah kompleks penyimpanan bahan bakar di Teheran, Iran, Sabtu (7/3). Foto: (The New York Times)

JawaPos.com — Israel melancarkan serangan udara terhadap sejumlah fasilitas energi Iran pada Sabtu (7/3) malam. Serangan tersebut memicu ledakan besar dan kobaran api raksasa yang menerangi langit di atas ibu kota Teheran serta kota Karaj di sekitarnya. Operasi militer ini menandai peningkatan ketegangan terbaru dalam konflik antara kedua negara yang selama bertahun-tahun berada di ambang konfrontasi terbuka.

Ledakan tersebut dilaporkan terdengar di berbagai wilayah Teheran, sebuah kota metropolitan dengan sekitar 10 juta penduduk. Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan bola api besar dan asap hitam pekat membumbung tinggi dari area penyimpanan bahan bakar, menimbulkan kepanikan di antara warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Melansir The New York Times, Minggu (8/3/2026), militer Israel menyerang beberapa fasilitas penyimpanan bahan bakar dan kompleks energi di Teheran yang disebut digunakan oleh angkatan bersenjata Iran. Serangan tersebut menjadi yang pertama secara langsung menargetkan infrastruktur energi Iran sejak Amerika Serikat dan Israel meluncurkan operasi militer terhadap negara itu pada akhir pekan sebelumnya.

Dalam beberapa hari sebelumnya, kampanye serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel lebih banyak menyasar struktur kepemimpinan Iran, layanan keamanan, kantor polisi, serta kemampuan produksi dan peluncuran rudal. Operasi tersebut juga bertujuan membatasi kemampuan Teheran mengembangkan senjata nuklir.

Namun perubahan target ke fasilitas energi menunjukkan eskalasi baru yang berpotensi memperluas dampak konflik. Teheran sendiri merupakan kota dengan kawasan permukiman padat, di mana bangunan sipil sering kali berdekatan dengan infrastruktur militer atau industri strategis.

Media pemerintah Iran dan sejumlah warga melaporkan kerusakan meluas di sekitar lokasi serangan. Rumah penduduk, toko, jalan raya, pipa air, hingga beberapa rumah sakit dan sekolah dilaporkan mengalami kerusakan akibat gelombang ledakan.

Kementerian Perminyakan Iran menyatakan beberapa depot penyimpanan minyak di provinsi Teheran dan Alborz menjadi sasaran serangan. Pemerintah Iran mengatakan tim pemadam kebakaran dan layanan darurat segera dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api di lokasi yang terdampak.

Meski demikian, kementerian tersebut menegaskan bahwa pasokan energi nasional tetap aman. Dalam pernyataannya, pemerintah Iran menyebut telah mengambil langkah antisipatif sebelumnya karena memperkirakan fasilitas energi bisa menjadi target serangan.

Sementara itu, militer Israel mengonfirmasi operasi tersebut dan menyebut fasilitas yang diserang digunakan oleh militer Iran. Dalam pernyataannya, militer Israel menyebut serangan itu sebagai “serangan signifikan yang ditujukan untuk membongkar infrastruktur militer pemerintah Iran.”

Salah satu fasilitas yang diserang berada di distrik Shahr Rey di selatan Teheran, dekat kilang minyak utama kota tersebut. Rekaman video yang diverifikasi oleh The New York Times memperlihatkan kolom api besar menyala dari area depot minyak, menerangi langit malam ibu kota Iran.

Sementara itu, serangan terhadap fasilitas energi tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah operasi lain Israel pada Sabtu pagi yang menargetkan Bandara Mehrabad di Teheran, pusat penerbangan domestik utama Iran. Israel menyatakan serangan itu menghantam pesawat yang diduga digunakan Iran untuk mengirim dana dan senjata kepada kelompok militan sekutunya di kawasan Timur Tengah.

Akibat rangkaian serangan tersebut, gelombang ledakan dari bandara maupun depot bahan bakar dilaporkan terasa hingga beberapa kilometer dari lokasi serangan. Banyak warga mengatakan rumah mereka bergetar akibat kekuatan ledakan tersebut.

“Situasinya sampai pada titik di mana kami merasa tidak ada tempat yang benar-benar aman,” kata Amir, seorang pengusaha yang membawa istri dan dua anaknya meninggalkan Teheran menuju pedesaan. Dia menambahkan, “Bahkan jalan keluar masuk kota pun terasa berbahaya karena target di sekitarnya terus diserang.”

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore