Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Maret 2026, 00.11 WIB

Gelombang Serangan Baru AS–Israel Hantam Teheran, Bom Bunker Buster Dijatuhkan ke Basis Rudal Iran

Gumpalan asap membumbung saat serangan menghantam Teheran pada Kamis, 5 Maret 2026 di tengah perang AS-Israel terhadap Iran. (Vahid Salemi/AP). - Image

Gumpalan asap membumbung saat serangan menghantam Teheran pada Kamis, 5 Maret 2026 di tengah perang AS-Israel terhadap Iran. (Vahid Salemi/AP).

JawaPos.com - Serangan udara besar-besaran kembali mengguncang Iran pada hari ketujuh perang antara Iran melawan koalisi Amerika Serikat dan Israel. Gelombang serangan terbaru menghantam Teheran dan sejumlah kota lain pada Jumat (6/3), dengan ledakan besar terdengar di berbagai titik ibu kota.

Militer Israel menyatakan telah memulai fase baru operasi militer dengan menargetkan apa yang disebut sebagai 'infrastruktur rezim' di Teheran. Pada saat yang sama, militer Amerika Serikat mengkonfirmasi penggunaan pesawat pembom siluman Northrop Grumman B-2 Spirit untuk menjatuhkan puluhan bom penghancur bunker ke fasilitas peluncur rudal balistik yang terkubur jauh di dalam tanah.

Serangan tersebut menandai eskalasi besar dalam konflik yang sudah berlangsung hampir sepekan.

Ledakan Besar Guncang Teheran

Mengutip Al-Jazeera, sejumlah ledakan besar dilaporkan terjadi sepanjang malam di Teheran, termasuk di kawasan permukiman dan di sekitar University of Tehran. Tim jurnalis di lapangan melaporkan kepulan asap tebal membubung di beberapa titik kota setelah serangan udara.

Akademi militer Iran juga dilaporkan menjadi sasaran serangan. Bahkan seorang jurnalis televisi pemerintah Iran disebut tengah melakukan siaran langsung di dekat lokasi serangan saat ledakan terjadi.

Seorang reporter di Teheran melaporkan bahwa intensitas pemboman kali ini jauh lebih besar dibandingkan hari-hari sebelumnya. Gelombang serangan disebut berlangsung sejak dini hari hingga pagi hari dengan pesawat tempur terdengar berulang kali melintas di langit kota.

“Ledakan besar terjadi berkali-kali dan getarannya terasa hingga ke kantor biro kami,” kata reporter tersebut.

Selain instalasi militer, beberapa target yang terkena dampak dilaporkan termasuk bangunan tempat tinggal, area parkir kendaraan, dan stasiun pengisian bahan bakar.

Korban Tewas Terus Bertambah

Serangan juga dilaporkan terjadi di sejumlah kota lain di Iran, termasuk Kermanshah, Shiraz, dan Isfahan.
Di Shiraz, pejabat provinsi Fars melaporkan sedikitnya 20 orang tewas dan 30 lainnya terluka akibat serangan di kawasan Zibashahr. Dua paramedis termasuk di antara korban tewas.

Sementara itu, di wilayah Poldokhtar, provinsi Lorestan di Iran barat, sedikitnya enam orang dilaporkan terluka setelah rudal Israel menghantam area permukiman.

Menurut data terbaru dari Iranian Red Crescent Society, total korban akibat serangan sejak awal konflik telah mencapai sedikitnya 1.332 orang.

AS Gunakan Bom Penghancur Bunker

Komandan United States Central Command, Laksamana Brad Cooper, mengatakan bahwa pesawat pembom B-2 milik AS menjatuhkan puluhan bom seberat 2.000 pon yang dirancang untuk menembus bunker bawah tanah.

Bom tersebut diarahkan ke fasilitas peluncur rudal balistik Iran yang terkubur dalam tanah guna menghancurkannya sebelum digunakan menyerang wilayah Israel.

Militer AS juga mengklaim telah menyerang fasilitas komando luar angkasa militer Iran yang disebut dapat digunakan untuk mengancam kepentingan Amerika.
Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memperingatkan bahwa intensitas serangan kemungkinan akan meningkat dalam waktu dekat.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore