
ILUSTRASI HASIL TES URINE
JawaPos.com - Andi Irfan Syafruddin dicopot dari jabatannya sebagai kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Madiun yang baru didudukinya selama empat bulan. Pencopotan itu terkait hasil tes urine di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur di Surabaya.
Dalam pernyataan tertulis yang diterima Jawa Pos kemarin (9/6), tes urine tersebut dilakukan atas inisiatif Kajati Jatim Mia Amiati. ”Diam-diam saya mengutus anggota yang bisa dipercaya untuk menghubungi yang membidangi masalah tes urine di Polda Jatim untuk berkoordinasi,” kata Mia.
Kebetulan pada Kamis, 12 Mei lalu, itu ada kunjungan kerja (kunker) Komisi III DPR dan 39 Kajari se-Jawa Timur berkumpul. ”Jadi, setelah acara kunker komisi III selesai, para Kajari saya perintahkan untuk tetap di tempat dan mulailah dilaksanakan tes urine serta pengambilan sampel rambut tanpa ada kebocoran informasi. Tidak yang tahu rencana tes urine dan pengambilan sampel rambut yang saya rencanakan,” jelas Mia.
Pelaksanaan tes urine dan pengambilan sampel rambut, lanjut Mia, dilaksanakan secara bergantian sesuai dengan standard operating procedure dan ketentuan dari tim Polda Jatim. ”Termasuk pengambilan urine di kamar mandi, petugasnya pun ikut masuk ke dalam kamar mandi,” ujarnya.
Berdasar hasil tes urine yang keluar dua hari kemudian, terungkap Andi positif dengan bahan aktif metamfetamin. ”Pemeriksaan sampel urine dan rambut yang positif menggunakan narkotika itu atas nama Andi Irfan Syafruddin dengan jabatan kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun,’’ kata Mia.
Mia lantas melaporkan temuannya itu kepada pimpinan di Kejaksaan Agung. Andi kemudian dicopot dari jabatannya sebagai kepala Kejari Madiun. Dia kini dinonjobkan sebagai jaksa fungsional di Badiklat Kejaksaan RI. Untuk mengisi kekosongan jabatan Andi, Reopan Saragih yang sebelumnya menjadi koordinator bidang pidana khusus Kejati Jatim ditunjuk sebagai Plt kepala Kejari Kabupaten Madiun.
Sementara itu, Kasi Intel Kejari Kabupaten Madiun Ardhitia Harjanto mengaku belum tahu-menahu terkait kabar positif narkobanya Kajari. Kepada Jawa Pos Radar Madiun dia mengaku bahwa Andi Irfan masih bertugas kemarin (9/6). Tapi, tidak di kantor. ”Ini tadi masih hadir di acara kejati," tambahnya. (gas/odi/c6/ttg)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
