
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengecek dan mendengarkan keterangan dari penerima manfaat PKH-BPNT di Pekalongan, Selasa (27/7). Kutnadi/Antara
JawaPos.com - Polres Metro Tangerang Kota mulai menyelidiki 23 aduan terkait dugaan pungutan liar (pungli) bantuan sosial (bansos) yang disalurkan oleh pemerintah di Kota Tangerang. Seluruh aduan ini diterima usai Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan sidak.
"Saat ini kepolisian sedang mencari dan mengusut ada indikasi terkait dengan kasus itu, saat ini sedang dalam proses penyelidikan," kata Kapolres Metro Kota Tangerang Kombes Deonijiu de Fatima kepada wartawan, Senin (2/8).
Selain itu, penyidik juga melakukan komunikasi dengan Wali Kota Tangerang membahas aduan ini. "Ini mereka-mereka yang namanya sudah terlampir akan kita lakukan penyelidikan pengkajian ke dalam," jelas Deonijiu.
Di sisi lain, polisi menghimbau masyarakat yang merasa menjadi korban pungli bansos ini agar tidak takut melapor. Dengan laporan dari mssyarakat, akan mempermudah proses pengusutan kasus.
"Kepada masyarakat tidak perlu takut, yang haknya diambil oleh para pungli ya silakan (melapor), kalau ada yang mengetahui dan ada jadi korbannya silakan dilaporkan saja, kita akan tegakan hukum pada mereka-mereka yang melakukan pelanggaran ini," pungkas Deonijiu.
Kasus ini mulai mencuat saat Mensos Tri Rismaharini menggelar sidak di Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Rabu (28/7). Pada penyelidikan awal, ada 5 warga penerima bansos PKH yang dimintai keterangan oleh polisi.
4 warga di antaranya menyatakan telah menerima bansos PKH sejak 2018 sampai dengan 2020 senilai Rp 600 ribu per bulan. Sedangkan 1 warga lainnya baru sekali menerima bansos, padal dia sudah diterapkan penerima PKH sejak 2017.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
