Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Maret 2021 | 23.48 WIB

KPK Geledah Kantor Dinsos dan Dinas Pendidikan Pemda Bandung Barat

CARI BARANG BUKTI: Sejumlah petugas KPK melakukan penggeledahan di Pendapa Delta Wibawa, Sidoarjo, kemarin. (HARYANTO TENG/JAWA POS) - Image

CARI BARANG BUKTI: Sejumlah petugas KPK melakukan penggeledahan di Pendapa Delta Wibawa, Sidoarjo, kemarin. (HARYANTO TENG/JAWA POS)

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat tahun 2020. Diduga proses penyidikan ini merupakan pengusutan dugaan korupsi pada pengadaan bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Bandung Barat tahun 2020.

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri menyampaikan, tim penyidik KPK krmbali melakukan penggeledahan pada dua lokasi di Kabupaten Bandung Barat. Penggeledahan guna mencari alat bukti terkait dengan proses penyidikan perkara yang disidik KPK.

"Kamis (18/3/2021) tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di beberapa lokasi yang ada di wilayah Kabupaten Bandung Barat, diantaranya Kantor Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat," kata Ali dalam keterangannya, Kamis (18/3).

Juru bicara KPK bidang penindakan ini menyampaikan, kegiatan penggeledahan pada dua lokasi tersebut masih berlangsung. Dia mengharapkan, penyidik bisa mendapatkan barang bukti dari lokasi penggeledahan.

"Perkembangan selanjutnya akan kami infokan kembali," ucap Ali.

Dalam proses penyidikan ini, KPK diduga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Meski demikian, lembaga antirasuah belum bisa mengumumkannya ke publik. "Uraian lengkap dari kasus ini dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum dapat kami sampaikan kepada publik secara terbuka," ucap Ali.

Ali menyampaikan, pengumuman tersangka akan disampaikan saat tim penyidik KPK telah melakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan para tersangka. Dia menyebut, saat ini tim penyidik KPK masih menyelesaikannya tugasnya lebih dahulu.

Baca juga: Korupsi Penanganan Covid-19 di Bandung Barat, KPK Geledah 4 Tempat

"KPK pastikan pada waktunya akan memberitahukan kepada masyarakat tentang konstruksi perkara, alat buktinya dan akan dijelaskan siapa yang telah di tetapkan sebagai tersangka beserta pasal sangkaannya," ujar Ali.

Juru bicara KPK bidang penindakan ini memastikan, pihaknya akan menginformasikan setiap perkembangan kasus tersebut ke publik. Hal ini sebagai bentuk transparansi dalam penanganan perkara.

"Namun demikian, sebagai bentuk keterbukaan informasi kami memastikan setiap perkembangan penanganan perkara ini akan kami sampaikan kepada masyarakat," pungkas Ali.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/8aMjHKmIC3w

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore