Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 November 2020 | 03.01 WIB

DPR: Jangan Sampai Lapas Menjadi Kuburan Massal

ilustrasi penjara (Buzz Caribbean) - Image

ilustrasi penjara (Buzz Caribbean)

JawaPos.com - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly diminta turun langsung untuk mengatasi permasalahan ratusan narapidana yang terpapar Covid-19. Pasalnya, jika tidak diselesaikan maka semakin banyak narapidana yang bakal terpapar virus mematikan itu.

Anggota DPR RI, Achmad mendesak Yasonna Laoly untuk turun langsung. Apalagi, saat ini di Lapas Kelas II A Pekanbaru ratusan napi terkonfirmasi Covid-19. "Segera ambil tindakan, kirim sekjen Bambang Rantam yang selama ini hanya duduk-duduk saja," katanya, Kamis (5/11).

Menurutnya, Kemenkum HAM harus bertanggung jawab. Apalagi keselamatan nyawa narapidana semakin mengkhawatirkan. "Jangan sampai semua yang ada di dalamnya bisa mati dan lapas menjadi kuburan massal," ungkap Ahmad.

Selama ini, sambung Ahmad, anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan 3M atau memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak memang sudah bagus. Namun dalam hal ini, sudah tidak efektif dan memungkinkan lagi cara itu, pasalnya kondisi saat ini dalam Lapas Kelas II A Pekanbaru sudah darurat.

Dengan bertindak cepat, lanjut Ahmad, adalah bentuk tanggung jawab negara terhadap jaminan kehidupan rakyatnya. Bukan berarti melanggar Undang-Undang atau hukum yang berlaku seperti yang terlihat saat ini.

"Jangan sampai terjadi kematian masal di Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan jangan anggap remeh dan enteng ini masalah yang sangat sangat serius," tegasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore